2 Kali Operasi, Tumor Ganas Itu Tumbuh Kembali

0
412
Hadira Diangkat Menuju RSUD Guna Menjalanin Pengobatan dan Operasi Tumor Ganas Yang Dideritanya. (run)
Hadira Diangkat Menuju RSUD Guna Menjalanin Pengobatan dan Operasi Tumor Ganas Yang Dideritanya. (run)
Hadira Diangkat Menuju RSUD Guna Menjalanin Pengobatan dan Operasi Tumor Ganas Yang Dideritanya. (run)

MBNews, Tarakan – Setiap orang selalu ingin sehat, namun apadaya jika tuhan berkehendak lain, seperti yang dialami Hadirah ibu berusia 58 Tahun harus terbaring dan tidak bisa beraktifitas karena terserang penyakit tumor ganas dibagian perutnya. Warga selumit pantai RT 19 Kecamatan Tarakan Tengah ini, sebelumnya pernah menderita tumor yang sama ditahun 2004 dan 2012, berhasil sembuh berkat pengangkatan tumor yang dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan dan RSUD Samarinda.

Faisal suami dari Ibu Hadirah mengatakan, pada tahun 2004 istrinya telah ditolong oleh pemerintah dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berobat dan menjalani operasi pengangkatan tumor sebesar janin bayi diperutnya. Selanjunya oleh saran RSUD Tarakan Hadirah dirujuk ke RSUD Samarinda untuk mengangkat sisa tumor yang bersarang diperutnya.

“Ibu (Hadirah,red) pernah menjalani Operasi pertama yang dilakukan di rumah RSUD Tarakan, selanjutnya dioperasi kembali di RSUD Samarinda, 6 bulan pasca operasi tersebut, tumor yang berhasil diangkat tumbuh kembali ditempat yang sama dibagian perut, tepatnya dibulan 8 tahun 2013 hingga membesar seperti saat ini.” Ungkap Faisal, kepada merahbirunews.com, Kamis (26/03/2015).

Ketika ditanya kenapa tidak melaporkan kepada Pemkot maupun Dinkes Tarakan jika tumor tersebut tumbuh kembali ? Faisal menjawab, dirinya malu untuk melapor kepada pemerintah, sebab operasi pertama dan kedua sudah mendapat bantuan, mulai dari biaya berobat hingga operasi.

“Saya malu untuk melapor karena sudah dibantu sebelumnya.” Ucap Faisal yang sehari hari bekerja sebagai nelayan ini.

Diakui Faisal, saat tumor kembali membesar, Hadirah dan keluarga sudah pasrah kepada sang Pencipta, sebab dengan ekonomi yang serba kekurangan tentunya kefikiran biaya operasi. Dan pada saat pemkot, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, serta Baznas Tarakan mengetahui bahwa tumor yang pernah diderita Hadira tumbuh kembali, segera memberikan batuan dengan membawa yang bersangkutan ke RSUD Tarakan guna menjalani operasi, sedikit banyak membuat Fasisal bersyukur.

“Saya sudah tidak melaut karena menjaga istri, jadi anak yang melanjutkan mencari rejeki, penghasilan pas pasan jika ada rejeki dengan tangkapan ikan banyak maka uang yang diperoleh Rp.500 ribu, itupun harus berbagi untuk lauk dapur, bayar sewa rumah, dan keperluan lainnya.” Beber Faisal.

Sementara itu Asisten Kesejahteraan Masyarakat Pemkot Tarakan Dra.Maryam,M.Si memastikan, biaya pengobatan Hadiran menjadi tanggung jawab pemkot Tarakan yang dibantu melalui Baznas Tarakan.

“Biaya pengobatan dan operasi kita tanggung, jika memang harus dirujuk diluar Tarakan tidak masalah yang terpenting tumor ibu Hadira bisa diangkat.” Tegas Maryam (run)