Agen Menimbun Tabung Gas “Kosong”

0
1080
Disperindakop bersama anggota dewan tengah memeriksa ketersediaan gas elpiji 3 Kg di salah satu agen (run)
Tabung Gas Elpiji 3 Kg Kosong Tanpa Isi Terlihat Dibelakang Kasi Perlindungan Konsumen Romli (baju biru), Iwan Setiawan (tengah), Dan Anggota Komisi II DPRD Tarakan Rusli H Jabba (run)

MBNews,Tarakan – Sulitnya warga Tarakan mendapatkan tabung gas elpiji 3 Kilogram (kg) yang dijual di pangkalan menuai berbagai macam opini ditengah masyarakat, mulai stok atau kuota tabung gas elpiji 3 kg yang disalurkan pertamina kurang, hingga kecurigaan adanya penimbunan tabung gas elpiji 3 Kg yang dilakukan oleh Agen.

Terkait opini yang terus berkembang salah satu agen penyalur tabung gas elpiji 3 kg PT.Tarakan Mitra Andalan memastikan kelangkaan elpiji 3 kg yang masih terjadi sampai saat ini bukan dikarenakan adanya penimbunan yang dilakukan oleh Agen. Namun kelangkaan terjadi karena kuota tabung gas yang disalurkan oleh Pertamina tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Tarakan.

“Kalau dari agen atau pangkalan tidak mungkin ada penimbunan, karena agen itu langsung berada dalam pengawasan.Jadi kalau ada tabung gas yang datang dari pertamina itu langsung kami distribusikan ke pangkalan,”kata Direktur PT. Tarakan Mitra Andalan Iwan Setiawan, Jum’at (2/1/2015).

Ketika disinggung mengenai banyaknya tabung gas elpiji 3 kg yang menumpuk di gudangnya ? Iwan menjawab dengan santai, tabung gas subsidi yang menumpuk tersebut merupakan tabung kosong.

“Tabung yang ada disini itu semuanya tabung kosong, bukan tabung yang berisi. Kalau tidak percaya silahkan dicek, dilihat timbangannya.Jadi sekali lagi ini itu bukan penimbunan,”jelasnya.

Iwan mengungkapkan, jumlah tabung kosong yang tersimpan di gudang sebanyak 10.200 tabung. Dari jumlah itu, yang dipakai sehari-hari hanya berjumlah 1.120 perhari.

“Yang dipakai itu maksudnya tabung yang ditukar ke Pertamina, atau tabung aktif. Jadi yang gak aktif itu ada 9.080 tabung,”ungkapnya.

Adapun solusi mengatasi persoalan langkanya tabung gas elpiji 3 kg menurut Iwan, seharusnya barang yang tersedia (tabung gas 3 kg,red) harus disesuaikan dengan permintaan yang ada. Sebab yang terjadi selama ini  sangat bertolak belakang yakni jumlah ketersediaan tabung tidak sesuai dengan tingginya permintaan tabung ditengah masyarakat.

“Sekarang ini permintaan yang ada tidak susuai dengan barang tersedia, makanya terjadi kelangkaan, sehingga pemerintah perlu melakukan permohonan penambahan kuota tabung gas elpiji 3 Kg ke Pertamina.” Tuntas Iwan Setiawan (mei/run)