Berapa Hari Libur Imlek?

0
498
Berapa hari libur Imlek ?

Berapa hari libur Imlek ?

Berapa Hari Libur Imlek?

Imlek atau tahun baru Cina adalah hari raya terpenting bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Perayaan Imlek biasanya berlangsung selama 15 hari, dimulai dari malam tahun baru hingga Cap Go Meh. Namun, tidak semua hari libur Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia.

Jumlah Hari Libur Imlek di Indonesia

Di Indonesia, pemerintah menetapkan 1 hari libur nasional untuk merayakan Imlek, yaitu pada tanggal 1 Januari Imlek. Tanggal tersebut bertepatan dengan dimulainya tahun baru Cina menurut kalender lunar.

Namun, beberapa daerah di Indonesia dengan mayoritas penduduk Tionghoa juga menetapkan hari libur tambahan untuk merayakan Imlek. Misalnya, di Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan 2 hari libur tambahan untuk merayakan Imlek, yaitu pada tanggal 2 dan 3 Januari Imlek.

Di Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menetapkan 3 hari libur tambahan untuk merayakan Imlek, yaitu pada tanggal 2, 3, dan 4 Januari Imlek.

Sedangkan di Provinsi Bangka Belitung, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menetapkan 4 hari libur tambahan untuk merayakan Imlek, yaitu pada tanggal 2, 3, 4, dan 5 Januari Imlek.

Alasan Penetapan Hari Libur Imlek

Penetapan hari libur Imlek di Indonesia didasarkan pada beberapa alasan, antara lain:

  • Imlek merupakan hari raya besar bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia.
  • Imlek merupakan bagian dari budaya dan tradisi masyarakat Tionghoa.
  • Imlek merupakan momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar sesama masyarakat Tionghoa.
  • Imlek merupakan kesempatan untuk mempromosikan budaya dan tradisi Tionghoa kepada masyarakat luas.

Kegiatan Selama Libur Imlek

Selama libur Imlek, masyarakat Tionghoa biasanya melakukan berbagai kegiatan, antara lain:

  • Berkumpul dengan keluarga dan kerabat.
  • Beribadah di klenteng atau kuil.
  • Berbagi angpau kepada anak-anak dan orang tua.
  • Menikmati hidangan khas Imlek, seperti kue keranjang, mi panjang umur, dan jeruk mandarin.
  • Menonton pertunjukan barongsai dan liong.

Kesimpulan

Libur Imlek di Indonesia ditetapkan selama 1 hari nasional dan beberapa daerah menetapkan hari libur tambahan. Penetapan hari libur Imlek didasarkan pada beberapa alasan, antara lain karena Imlek merupakan hari raya besar bagi masyarakat Tionghoa, merupakan bagian dari budaya dan tradisi Tionghoa, merupakan momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar sesama masyarakat Tionghoa, serta merupakan kesempatan untuk mempromosikan budaya dan tradisi Tionghoa kepada masyarakat luas. Selama libur Imlek, masyarakat Tionghoa biasanya melakukan berbagai kegiatan, seperti berkumpul dengan keluarga dan kerabat, beribadah di klenteng atau kuil, berbagi angpau kepada anak-anak dan orang tua, menikmati hidangan khas Imlek, serta menonton pertunjukan barongsai dan liong.

Pertanyaan dan Jawaban tentang Berapa Hari Libur Imlek?

  1. Berapa hari libur Imlek di Indonesia?
  • 1 hari libur nasional dan beberapa daerah menetapkan hari libur tambahan.
  1. Apa alasan penetapan hari libur Imlek?
  • Imlek merupakan hari raya besar bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia.
  • Imlek merupakan bagian dari budaya dan tradisi masyarakat Tionghoa.
  • Imlek merupakan momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar sesama masyarakat Tionghoa.
  • Imlek merupakan kesempatan untuk mempromosikan budaya dan tradisi Tionghoa kepada masyarakat luas.
  1. Apa saja kegiatan selama libur Imlek?
  • Berkumpul dengan keluarga dan kerabat.
  • Beribadah di klenteng atau kuil.
  • Berbagi angpau kepada anak-anak dan orang tua.
  • Menikmati hidangan khas Imlek, seperti kue keranjang, mi panjang umur, dan jeruk mandarin.
  • Menonton pertunjukan barongsai dan liong.