Cinta Bersemi di Program KKN Kampus, Yakin Kamu Nggak Pernah Ngalami ?

0
908
gambar diambil dari Jatik.com
gambar diambil dari Jatik.com
gambar diambil dari Jatik.com

Merahbirunews.com-Tarakan. Menjalani peran sebagai mahasiswa memang begitu menyenangkan bagi sebagian orang. Mulai dari jadi peserta ospek, lalu berkembang menjadi panitia ospek yang biasanya memiliki proyek sampingan mencari tambatan hati. Bukan hanya itu saja, serangan tugas dari dosen, kumpul bersama teman, hingga modusin adik/kakak tingkat begitu mewarnai dunia mahasiswa.

Sampai nanti hingga suatu masa tiba saatnya menjalani program KKN (Kuliah Kerja Nyata). Pembagian kelompok yang dilakukan oleh pihak kampus bagi beberapa mahasiswa dapat ditafsirkan sebagai panitia biro jodoh. Di sinilah awal mula “dewa asmara” memainkan perannya. Beberapa perwakilan mahasiswa dari tiap fakultas berkumpul dan saling bertukar nomor hp untuk kelanjutan hubungan yang akan dijalani selama sebulan, seatap dan senasib sepenanggungan.

Singkat cerita, mulailah program KKN berjalan. Terpisah dari keluarga dan berkumpul dengan orang-orang baru yang sebelumnya tak pernah serumah. Mulai dari belanja kebutuhan posko, masak dan makan bisa dipastikan selalu bersama, kecuali mandi dan (maaf) urusan “menabung” di pagi hari. Hal inilah yang bisa dijadikan celah oleh dewa asmara menolong mahasiswa yang bahunya sudah mulai berdebu (Jomblo akut neh) karena tak ada kekasih hati yang bersandar di sana.

Mulailah rasa suka itu muncul bagi mereka yang memang terpilih. Rutinitas belanja kebutuhan posko dapat dijadikan kesempatan jalan berdua dan semakin mengenal satu sama lain. Mulai ada panggilang “sayang” yang hanya mereka saja yang tahu.

gambar diambil dari 1mobile.co.id
gambar diambil dari 1mobile.co.id

“Pokoknya kami tu ya kalau sudah waktunya belanja kebutuhan posko, kami berdua yang paling laju mengajukan diri buat jalan, mumpung ada kesempatan,” Ucap Irin dengan penuh semangat mengenang masa indah KKN.

Ketika ada waktu luang di posko dan suasana semakin akrab satu sama lain, biasa mereka yang terkena cinta lokasi atau sapaan akrabnya cinlok akan menunjukkan perilaku yang berbeda. Saling mengejek dengan mengungkapkan kebiasaan buruk seperti doyan buang angin, jarang mandi, doyan mengupil, menjadi salah satu cara menunjukkan bahwa mereka memang saling memberikan perhatian.

“Biasa saling ejek kebiasaan buruk di posko sih, eh baru sadar ternyata dia perhatiin aku dan akhirnya dia nembak deh, ya udah kami jadian,” Cerita Diyanti sembari senyum-senyum.

Pengalaman KKN memang menghadirkan sejuta kisah. Mulai dari membantu masyarakat di lingkungan sekitar posko, menyusun program yang cocok, hingga kenangan manis bersama seorang terkasih. Kamu yakin nggak jatuh cinta saat KKN ?