Datang November, Pelajar Dimanjakan Dengan Bus Ber-AC

0
632
Plt.Disdik Tarakan Rifhanie Tengah Melihatkan Gambar Bus Sekolah (run)
Plt.Disdik Tarakan Rifhanie Tengah Melihatkan Gambar Bus Sekolah (run)
Plt.Disdik Tarakan Rifhanie Tengah Melihatkan Gambar Bus Sekolah (run)

MBNews, Tarakan – Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan memastikan 2 bus sekolah yang diajukan beberapa waktu lalu, akhir November dipastikan sudah tiba di Tarakan. Hal ini ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Disdik Rifhanie Hasanie, Kepada MBNews, Minggu (2/11/2014).

Rifhanie mengatakan, saat ini alat transportasi yang diperuntukan khusus siswa sekolah tersebut sedang memasuki proses penyelesaian yakni pemasangan stiker pada badan bis. Dan berdasarkan hasil kunjungan walikota beberapa waktu lalu, bus sekolah sudah pada tahap finishing.

“Tiga kali pergantian gambar, gambar pertama dan kedua adalah gambar ikon kota tarakan beserta gambar pejabat daerah salah satunya walikota dan wakilnya. Namun Pak Sofian Raga selaku walikota Tarakan tidak menyetujuinya. Akhirnya kami berinisiatif mengganti gambar tersebut dengan foto perwakilan siswa dari masing-masing sekolah, akhirnya baru disetujuinya,” Jelas Rifhanie Hasanie.

Selain itu, Disdik akan melakukan koordinasi dengan dishub mengenai bagaimana perihal perawatan dan keamanan bus tersebut. Mengingat pada beberapa tahun sebelumnya pernah ada bis yang sama, namun pada perjalanannya bis tersebut tidak tahan lama karena banyak siswa yang iseng merusak fisik bus tersebut.

Selain membahas perihal perawatan bus sekolah tersebut. Disdik dan Dishub juga sekaligus akan berkoordinasi untuk segera mengeluarkan Standar Operasional Prosedure (SOP) yang menjadi acuan kepada supir dan kernet bus.

“Untuk mengantisipasi agar bis tetap terawat, kami akan berkoordinasi dengan dinas perhubungan, agar segera mengeluarkan SOP penggunaan bus tersebut. Diharapkan SOP ini menjadi acuan dasar bagi yang akan menggunakan bus tersebut. Selain itu kami juga akan mengajukan dua petugas dalam satu bus sekolah. Yang satu diantaranya akan menjadi kernet bis yang akan mengontrol aktivitas siswa di dalam bus,” Tegasnya.

Adapun pengadaan 2 bus sekolah memakan anggaran APBD kota Tarakan sebesar Rp. 1,2 Milyard, dengan anggaran yang cukup besar tersebut, masing-masing bus dilengkapi dengan air conditioners (AC) sehingga para pelajar tidak kepanasan saat berada didalam bus. Untuk penempatan bus sekolah menurut rencana akan ditempatkan dikecamatan Tarakan Utara dan Timur. (mad/run)