Disbudparpora Siap “Sulap” Museum Rumah Bundar

0
1187
Museum Rumah Bundar Tampak Dari Depan (run)
Museum Rumah Bundar Tampak Dari Depan (run)
Salah Satu Dinding Museum Rumah Bundar Yang Keropos (run)
Salah Satu Dinding Museum Rumah Bundar Yang Keropos (run)

MBNews, Tarakan – Keberadaan Rumah bundar yang berdekatan dengan gedung DPRD Kota Tarakan, kondisinya sangat memprihatinkan. Padahal Rumah Bundar tersebut merupakan peninggalan perang dunia ke II yang saat ini menjadi museum saksi bisu sejarah kota Tarakan. Kondisi memprihatinkan terlihat dari etalase benda bersejarah yang berdebu hingga adanya bagian dinding musem yang sedikit keropos. Hal itu terungkap pada saat Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Hamid Amren meninjau langsung keberadaan museum rumah bundar, Jumat (10/10/2014)

Kepada awak media baik cetak maupun elektronik, Hamid Amren memastikan akan membenahi keberadaan museum bersejarah rumah bundar, sebab sebagai insan pariwisata harus menjunjung sapta pesona yakni aman, bersih, tertib, rapi dan kenangan.

“Kita pastikan museum rumah bundar akan lebih asri, sehingga pengunjung yang datang bisa merasa nyaman dan bisa berkunjung lagi nantinya.” Kata Hamid Amren

Sedangkan untuk melengkapi koleksi benda bersejarah yang ada kaitannya dengan sejarah kota Tarakan, Hamid meminta agar masyarakat yang memiliki atau menemukan benda bersejarah bekas peninggal perang dunia ke II agar bisa menyerahkannya kepada Disbudparpora, untuk menambah koleksi benda bersejarah.

“Benda bersejarah yang ada saat ini baling-baling pesawat perang, sepatu tentara penjajah, mata uang kuno, samurai serta foto sejarah, dan Kalau benda bersejarah kita perbanyak dengan membuat tiruannya itu dilarang, karena tidak memiliki nilai nantinya, oleh sebab itu jika ada warga yang menyimpan atau menemukan benda bersejarah terkait kota Tarakan, bisa menyumbangkannya untuk museum dan nanti akan kita tulis nama penyumbangnya, sebagai bentuk penghargaan.” Jelasnya.

Bahkan Mantan Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Tarakan ini berencana, untuk membuat suatu ruangan yang memutar Film dokumenter kejadian perang dunia ke II di Tarakan. Dengan adanya pemutaran film dokumenter di museum rumah bundar, diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.

“Saya pernah melihat disalah satu TV Nasional yang menayangkan film dokumenter perang dunia ke II yang terjadi di Tarakan, dan kita akan upayakan bagaimana Film dokumenter tersebut bisa hadir di museum rumah bundar.” Tegas Hamid Amren. (RUN)

Yuk Kita Tengok Isi Koleksi Museum Rumah Bundar :

              Kadisbudpora Tarakan Hamid Amren Sedang Melihat Koleksi Benda Bersejarah.

Kadisbudparpora Hamid Amren Sedang Memperhatikan Salah Satu Koleksi Benda Bersejarah (run)
Kadisbudparpora Hamid Amren Sedang Memperhatikan Salah Satu Koleksi Benda Bersejarah (run)

Baling- Baling Pesawat Tempur Perang Dunia Ke II

Baling-baling Pesawat Penjajah (run)
Baling-baling Pesawat Penjajah (run)

Foto Sejarah Terjadinya Perang Dunia Ke II di Tarakan

Koleksi Foto Yang Menceritakan Perang Dunia Ke II di Tarakan (run)
Koleksi Foto Yang Menceritakan Perang Dunia Ke II di Tarakan (run)

Museum Rumah Bundar

Museum Rumah Bundar Tampak Dari Depan (run)
Museum Rumah Bundar Tampak Dari Depan (run)