ED Lulusan SD Jago Buat Senpi Rakitan

0
353
ED tertunduk lesu saat ditangkap petugas (hfa)
Dandim Letkol Irfan Siddiq beserta barang bukti senpi rakitan dan pelaku (hfa)
Dandim Letkol Irfan Siddiq beserta barang bukti senpi rakitan dan pelaku ED(berbaju kotak) (hfa)

MBNews, Tarakan – Sebagai daerah yang ada di perbatasan antara Provinsi Kalimantan Utara dan Tawau Malaysia, peredaran hingga pembuatan senjata api rakitan (senpi) rawan terjadi. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan aparat TNI yang terdiri atas personil Kodim 0907,  Angkatan Laut (Lanal), Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) tipe c Tarakan sertaKorem 091/ASN, menangkap 2 orang perakit senpi rakitan berinisial ED dan SY, Senin (02/03/2015).

Yang cukup menarik ED si perakit senpi jenis revolver hanya lulusan sekolah dasar (SD), kepada merahbirunews.com ED menuturkan, dirinya belajar membuat senpi sejak tahun 2013. ED belajar membuat senpi dari keluarganya yang tinggal dikecamatan sekatak, Kabupaten Bulungan.

“Sampai 3 tahun terakhir, sudah ada sekitar 35 senpi yang dijual.” Ungkap ED, Rabu (04/03/2015)

ED mengakui, keahliannya membuat senpi tidak disalah gunakan seperti menjual senjata kepada perampok maupun kelompok teroris. ED dan SY hanya menjual senpi pada pengusaha, rentenir, dan pemilik tambak.

“saya tidak menjualnya ke perampok, hanya menjual pada pengusaha, pemilik tambak dan rentenir dengan alasan untuk menjaga diri, selain itu pembuatan sesuai pesanan, kalau rumit bisa sampai seminggu.” beber pemilik bengkel di Jalan Jembatan Bongkok ini.

Dengan nada sedih ED menjelaskan, profesi membuat dan menjual senpi dilakukan dengan terpaksa, pasalnya usaha bengkel miliknya tidak begitu ramai sehingga harus melakoni pembuatan sekaligus menjual senpi.

“1 senpi bisa saya jual jutaan, jika mengharap dari usaha bengkel tidak cukup.” Tuntas ED. (run)