Irianto : Acuan UMK di Kaltara Tetap Pada UMP Kaltim

0
987
Pj Gubernur Kaltara Drs.H.Irianto Lambrie (setdaprovkaltim.com)
Pj Gubernur Kaltara Drs.H.Irianto Lambrie (setdaprovkaltim.com)
Pj Gubernur Kaltara Drs.H.Irianto Lambrie (setdaprovkaltim.com)

MBNews, Tarakan – Keinginan serikat pekerja yang ada di Tarakan agar penetapan Upah Minumum Kota (UMK) Tarakan tahun 2015 mengacu kepada ketetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim mendapat dukungan dari Penjabat (Pj) Gubernur Kaltara Drs.H.Irianto Lambrie.

Pj Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie, kepada MBNews Kamis (13/11/2014) mengatakan pihaknya sedang membuat Peraturan Gubernur (Pergub) terkait pemberlakuan UMP Kaltim di Kaltara.

“Yang jelas Pemerintah provinsi Kaltara sedang membuat Pergub terhadap penerapan UMP di Kaltara. Sehingga dapat diartikan UMK di Kaltara di perbolehkan mengikuti acuan UMP Kaltim,” Jelas Irianto Lambrie.

Irianto membeberkan, Untuk pembentukan Dewan Pengupahan Provinsi Kaltara, baru bisa terbentuk setelah terpilihnya gubernur definitif. Dan jika belum ada Gubernur defenitif maka Dewan Pengupahan Provinsi Kaltara belum bisa dibentuk

“Dewan Pengupahan Provinsi Kaltara tidak bisa serta merta dibentuk, tunggu Gubernur defenitif baru hal itu bisa dilakukan.” Tegasnya.

Berikut perjalanan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim dalam dekade beberapa tahun terakhir berdasarkan data dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tarakan, Tahun 2012 UMP Kaltim sebesar Rp 1.177.000, Tahun 2013 : Rp 1.752.073, Tahun 2014 : Rp 1.888.315, dan 2015 : Rp 2.026.126. (mad/run)