Jelang Lebaran, Bank Siapkan Penukaran Uang Receh  

0
360
Salah satu Warga Tarakan Mulai Terlihat Menukarkan Uang Nominal Besar dengan Uang Receh di Salah Satu Bank (nur)
Salah satu Warga Tarakan Mulai Terlihat Menukarkan Uang Nominal Besar dengan Uang Receh di Salah Satu Bank (nur)
Salah satu Warga Tarakan Mulai Terlihat Menukarkan Uang Nominal Besar dengan Uang Receh di Salah Satu Bank (nur)

MBNews, Tarakan – Mendekati hari raya Idul Fitri 1436 Hijriyah / 2015 Masehi, dipastikan masyarakat Tarakan banyak menukarkan uang nominal besar dengan nominal kecil (receh), di seluruh Bank. Untuk mengantisipasi kurangnya ketersediaan uang receh, Bank yang ada di Tarakan, sebelum ramadan sudah memesan uang receh tersebut pada Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltim.

Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Tarakan Akhmad Yossan mengatakan, dapat dipastikan seluruh bank yang ada di Tarakan , sudah memesan uang pecahan nominal kecil pada BI, dan setiap bank dalam memesan uang receh tersebut tidak sama, hal itu menyesuaikan dengan kebutuhan yang sudah diperkirakan oleh Bank masing-masing.

“Tradisi penukaran uang receh jelang Idul Fitri hal biasa, jika ini ada di Samarinda atau Balikpapan, kebanyakan masyarakat langsung ke BI, namun situasi berbeda terjadi di Tarakan, di karenakan tidak ada BI, jadi masyarakat menukarnya di Bank yang ada,” ucap Akhmad Yossan, Kamis (2/7/2015).

Akhmad Yossan membeberkan, untuk Bank Kaltim cabang Tarakan telah memesan uang pecahan nominal kecil pada BI sebanyak Rp. 500 juta yang tebagi atas pecahan Rp.2,5,10, dan 20 ribu, “ Setiap Bank beda-beda usulan yang di mohonkan ke BI, untuk Bank Kaltim sendiri permohonan yang diajukan sebesar Rp.500 juta,” jelas Kepala Cabang Bank Kaltim Tarakan ini.

Begitu juga dengan ketersediaan uang di mesin Automated Teller Machine (ATM), masyarakat diminta tidak perlu khawatir, saat lebaran tidak bisa menarik uang dikarenakan Bank tutup. Sebab pada dasarnya setiap Bank telah menyiapkan ketersediaan uang di dalam mesin ATM, agar selama Idul Fitri transaksi keuangan tetap berjalan.

“14 Bank yang ada di Tarakan juga sudah menyiapkan lembaran rupiah di ATM, sehingga tidak perlu khawatir, sebab  transaksi keuangan saat Bank tutup tetap berjalan dengan adanya mesin ATM,” bebernya.

Walaupun transaksi keuangan tetap berjalan saat Idul Fitri, Yossan tetap mengingatkan bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang receh di Bank harus dilakukan dua hari sebelum Idul Fitri, sebab satu hari jelang lebaran, seluruh Bank sudah tutup, dan baru buka kembali 20 Juli 2015. (nur)