Psikiater Jaga Kejiwaan Saudara Dari Korban AirAsia QZ8501

0
832
jenazah Vera Chandra Kho saat disemayamkam di kediamannya (mei)
jenazah Vera Chandra Kho saat disemayamkam di kediamannya (mei)

MBNews, Tarakan – Walaupun telah ditinggal oleh kedua orang tuanya Kusuma Chandra Kho dan Sherlly Ong serta saudara perempuannya Vera Chandra Kho yang menjadi korban jatuhnya pesawat AirAsia AirAsia QZ8501 diselat karimatan pangkalan bun pada 28 Desember 2014 lalu, dua orang adik Vera yakni Vani dan Michael Chandra Kho dipastikan tidak terguncang kejiwaannya pasca ditinggalkan oleh orang tercinta, Hal itu ditegaskan oleh dr. Timbang Sanglang Laisang,Sp.Kj Psikiater yang dipercaya oleh pihak AirAsia untuk menjaga kondisi kejiawan maupun mental Vani dan Michael.

dr. Timbang mengatakan, sampai sejauh ini dari pendampingan yang dilakukan oleh dirinya terhadap Vani dan Michael, kejiawaan maupun mental adik dari Vera Chandra Kho masih sangat baik bahkan dapat dikatakan stabil.

“Dari Surabaya saya sudah mendampingi dan mereka (Vani dan Michael,red) masih dalam keadaan normal atau stabil, walaupun mengetahui kedua orang tua dan kakaknya sudah tiada.” Ungkap dr.Timbang dirumah duka Jl. Yos Sudarso Kelurahan Selumit Pantai, Rabu (14/1/2015).

Ketika ditanya sampai kapan pendampingan akan terus dilakukan ? dr. Timbang menjawab, untuk batas waktu pendampingan terhadap Vani dan Micheal belum ditentukan kapan berakhirnya, namun selaku Psikiater mastikan dirinya siap mendampingi hingga Vani dan Michael dirasa aman untuk tidak didampingi lagi.

“Untuk sementara waktu Vani dan Michael akan didampingi.” Tuntas dr. Timbang (run)