Tarakan Terkena Imbas Badai El Nino

0
5119
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

MBNews, Tarakan – Masyarakat Tarakan akan terus merasakan suhu udara panas, bahkan tidak menutup kemungkinan pada bulan juni ini. Selain naiknya suhu udara tersebut, dipastikan musim kemarau akan melanda Tarakan.

Musim kemarau dengan penurunan insensitas curah hujan terjadi, akibat adanya badai El Nino di Samudra Pasifik, sehingga dampaknya di rasakan wilayah khatulistiwa bagian tengah dan timur Indonesia.

Prakirawan cuaca Badan Meteorologi Klematologi dan Geofisikan (BMKG) Tarakan Wiliam Sinaga mengatakan, El Nino merupakan naiknya suhu permukaan laut yang akan terjadi di beberapa wilayah, dan berdampak pada perubahan pola angin serta curah hujan di atas Indonesia hingga Australia menjadi berkurang.

“Suhu udara yang panas bisa di sebabkan dampak dari El Nino, dari pengawasan yang dilakukan pihaknya pada bulan Juni ini El nino terjadi di samudra pasifik, akan berdampak musim kemarau karena pola angin dan intensitas curah hujan berkurang,” ucapnya, Rabu (3/6/2015)

Walaupun terkena imbas El Nino, menurut prediksi BMKG Tarakan, kategori El Nino yang terjadi masuk kategori lemah, sehingga tidak begitu mengancam ketersediaan air bersih di kota Tarakan.

“dari prediksi kami El nino yang akan terjadi termasuk kategori lemah,  jadi meskipun Indonesia di landa kemarau pada bulan juni ini, tidak akan mengancam persediaan air bersih yang ada,”Ungkapnya.

Wiliam melanjutkan, Untuk kejadian El Nino kali ini, intensitas curah hujan tinggi hanya terjadi di samudra pasifik. Bahkan dapat dipastikan El Nino i tidak akan terjadi lama di Indonesia dan Australia.

“kami belum mengetahui pasti sampai kapan El Nino itu akan berakhir, namun di prediksi tidak akan lama, kami juga akan mengupdate terus perkembangan perubahan iklim di Indonesia terkait El Nino yang terjadi pada bulan Juni ini,”Tuntas William

Untuk di ketahui, suhu udara di Kota Tarakan dalam beberapa hari terakhir sudah terasa panas, bahkan puncak panas suhu yang dirasakan oleh Masyarakat sudah mencapai 32 Derajat Celcius. (ctr/nur)