“Urgen” Pemkot Dan DPRD Segera Bahas Ulang PTLB

0
423
Ilustrasi (google.com)
Ilustrasi (google.com)
Ilustrasi (google.com)

MBNews,Tarakan – Pemerintah kota (Pemkot) Tarakan segera meninjau ulang Penyesuaian Tarif Listrik Berkala (PTLB). Hal ini terbukti dari surat yang dilayangkan pemkot kepada DPRD yang isinya tentang peninjauan peraturan daerah yang bersifat urgent, termasuk didalamnya Perda 01 tahun 2010 tentang Penetapan Tarif Tenaga Listrik untuk Konsumen yang disediakan oleh PT PLN Tarakan di Kota Tarakan.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD kota Tarakan Jamaluddin pun membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan surat tersebut berisikan tentang peninjauan ulang peraturan daerah yang bersifat urgent diluar program realisasi daerah. Dijelaskan Jamal, ada dua peraturan daerah yang akan direvisi, yakni Perda 01 tahun 2010 tentang penetapan tarif tenaga listrik untuk konsumen yang disediakan oleh PT.PLN kota Tarakan serta perda nomor 1 tahun 2011 tentang pajak daerah.

“Jadi surat ini sudah masuk ke Baleg, karena sifatnya urgent maka segera dirapatkan dibaleg.” kata Jamalludin kepada MBNews.com,Senin (26/1/2015)

Meski demikian, Jamalludin sedikit malu memberikan keterangan mengapa ke dua perda tersebut akan direvisi, apakah ada pasal yang nantinya akan dirubah atau tidak.

“Belum tau, karena sampai sekarang kami belum menerima draftnya. Apakah karena penurunan harga BBM atau ada yang lain, kami belum tau.” Ucapnya.

Isi surat pemerintah kota dengan nomor surat 500/95/EK tanggal 20 Januari 2015 yang dilayangkan ke DPRD ini menyatakan bahwa pemerintah meminta kepada PT.PLN Tarakan untuk segera menyampaikan usulan Penyesuaian Tarif Listrik Berkala (PTLB) kepada DPRD sebelum tanggal 23 Januari 2014. Selain itu, surat tersebut juga menyatakan bahwa dengan adanya aspirasi masyarakat pasca pemberlakuan Penyesuaian Tarif Listrik Berkala (PTLB) yang dalam perhitungan Rekening Baru (RB), komponen Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU), Bea Materai, Biaya Beban yang masuk dalam Rekening Tagihan Listrik Terakhir (RTLT) ikut dikalikan dengan Penyesuaian Tarif Listrik Berkala (PTLB) sesuai dengan peraturan Daerah Kota Tarakan nomor 1 tahun 2010 tentang penetapan tarif listrik untuk konsumen yang disediakan oleh PT.PLN Tarakan.

Sementara itu, Wakil Walikota Tarakan Khaeruddin Arif Hidayat,SE.M.Si saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, pihaknya melayangkan surat ke DPRD ini dalam rangka untuk mempercepat proses peninjauan ulang terhadap Penyesuaian Tarif Listrik Berkala (PTLB) sesuai dengan komitmen pemerintah setelah diberlakukannya PTLB sebesar 59 persen pada bulan Agustus 2014 lalu.

“Sesuai dengan komitmen Pemkot Tarakan terhadap beberapa klausul ketika kenaikan tarif, apabila gas MKI sudah masuk dan masa subsidi sudah habis, maka kami akan tinjau ulang. Kami sudah menyurat agar PT.PLN segera mengajukan perhitungan PTLB terbaru,”jelas Arif.

Ketika disinggung mengenai adanya peninjauan ulang terhadap 2 Perda yang berkaitan dengan perhitungan PTLB, apakah ada kesalahan di dalamnya ? Arif belum mau terlalu banyak berkomentar.

“Tentu nanti semua akan dilihat secara detilnya,tapi intinya surat ini hanya berkaitan dengan PTLB itu saja,” Pungkas Mantan Ketua I DPRD Tarakan ini.(nsa/fir)