Hore..!! Pasar Batu dan Pasar Lingkas Siap Disulap Jadi Pusat Perbelanjaan Modern

0
1163
Pemkot Tarakan Siap Sulap Pasar Batu dan Pasar Lingkas Jadi Pusat Perbelanjaan Modern (run)
Pemkot Tarakan Siap Sulap Pasar Batu dan Pasar Lingkas Jadi Pusat Perbelanjaan Modern (run)
Pemkot Tarakan Siap Sulap Pasar Batu dan Pasar Lingkas Jadi Pusat Perbelanjaan Modern (run)

MBNews, Tarakan – Secara perlahan namun pasti Pemerintah Kota (Pemkot) dibawah kepemimpinan Walikota Tarakan Ir.Sofian Raga, M.Si dan Wakilnya H.Khaeruddin Arief Hidayat,SE,M.Si, siap menjadikan Tarakan sebagai kota perdagangan dan jasa, salah satunya adalah merubah perwajahan pasar tradisional nan kumuh menjadi pusat perbelanjaan modern. Adapun sasaran tembak merubah konsep pasar tradisional menjadi perbelanjaan modern yakni pasar lingkas dan pasar batu yang berada dijalan Yos Sudarso, serta pasar buah yang berada dijalan Ki Hajar Dewantara.

Kepada merahbirunews.com Walikota Tarakan Sofian Raga mengatakan, menjadikan Tarakan sebagai kawasan perdagangan menjadi skla prioritas, sebab sesuai visi dan misi kota termaktub didalamnya sebagai kota perdagangan dan jasa.

“Coba lihat kondisi pasar batu maupun pasar lingkas, bisa dinilai sendiri masih bagus apa tidak ?.” Ungkap Sofian Raga, Jumat (27/02/2015).

Namun sebelum pasar lingkas dan pasar batu disulap menjadi pusat perbelanjaan modern terlebih dahulu, Sofian Raga menemui para pedagang yang ada dipasar tersebut guna mensosialisasikan rencana pembangunan pasar tersebut dengan meminta masukan dari para pedagang.

“Nanti saya akan silaturrahmi dengan masyarakat yang ada dipasar lingkas maupun pasar batu, Pemkot ingin menjadikan kedua pasar yang bersebrangan tersebut seperti pasar modern dikota besar, masa begitu terus kondisi bangunan pasar sampe kiamat tanpa ada perubahan.” Tegasnya.

Ketika ditanya dengan melihat sejarah pasar batu maupun pasar lingkas sebagai pasar tertua yang pernah berjaya dizamannya, Pemkot akan menghilangkan nilai sejarah tersebut ? Dengan diplomatis Sofian menjawab, semua akan dipertimbangan, dengan melihat fungsinya.

“Kita akan melihat fungsinya, dan tentunya dalam pembangunannya nanti fungsi pasar kita kedepan kan, aktifitas perdagangan dipasar tersebut bisa berkembang pesat jika infrastrukturnya baik, oleh karenanya kita ajak pedagang dan masyarakat untuk bangkit membangun peradaban Tarakan sebagai kota Perdagangan dan Jasa.” Ajak Sofian

Dilain Sisi, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindakop dan UMKM) Tarakan Untung Prayitno menjelaskan, sebelum kedua pasar tersebut dibangun, pada tahun ini untuk pasar lingkas, pasar batu dan pasar buah yang berada dibelakang Hotel Makmur masih sebatas pada proses Detail Engineering Design (DED).

“Pembuatan DED pasar lingkas, pasar batu dan pasar buah belakang THM.” Ungkap Untung.

Untung membeberkan konsep pasar modern yang diterapkan pada pasar lingkas maupun pasar batu nantinya kedua pasar tersebut akan menjadi pusat perbelanjaan yang saling berhubungan melalui jebatan pengubung, ditambah memperluas lahan kearah laut untuk dijadikan sebagai wisata kuliner. Sedangkan untuk pasar buah yang ada di jalan Ki Hajar Dewantara dibangun bertingkat.

“Keinginan Pak walikota, untuk pasar buah yang berada di THM mau dibikin semacam pasar bertingkat bisa lantai 6 hingga lantai 7 semacam pusat perbelanjaan, sedangkan Pasar lingkas dan batu sama juga menjadi pusat perbelanjaan hingga menjorok kelaut ada lahan terbuka yang nantinya menjadi wisata kuliner, intinya Konsep perbelanjaan modern, kalau ada investor yang tertarik untuk membangunnya kita terbuka.” Bebernya

Sedangkan pasar yang kemungkinan akan dibangun lebih dahulu pada tahun ini adalah Pasar Gusher yakni pada bagian belakang pasar tersebut dibangun pasar baru guna merelokasi pedagang kaki lima (PK 5) yang ada dijalan Slamet Riady (Kampung Bugis) .

“Tahun ini selain perencanaan juga dilanjutkan pembangunan dibelakang pasar Gusher untuk merelokasi PK5 yang ada dikampung bugis, jika anggaran cukup selain membangun pasar juga menambah areal parkir, konsepnya seperti apa nantinya, tetap berkordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang,serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah terlebih dahulu.” Tuntas Untung. (run)