2 bulan terakhir, wilayah udara di perbatasan ambalat Kaltara sering dilanggar

0
752
simulasi penurunan paksa pesawat, sebagai langkah antisipasi gangguan udara dari pesawat negara asing (ctr)
simulasi penurunan paksa pesawat, sebagai langkah antisipasi gangguan udara dari pesawat negara asing (ctr)
simulasi penurunan paksa pesawat, sebagai langkah antisipasi gangguan udara dari pesawat negara asing (ctr)

MBNews, Tarakan – Dari pemantauan Satuan Radar 225 TNI Angkatan Udara Tarakan, dalam 2 bulan atau sebelum dilaksanakannya operasi perisai sakti 2015, pelanggaran sering terjadi di sekitar perbatasan Ambalat Kaltara.

Komandan Skuardon 2 Makassar Letnan Kolonel (Letkol) David Y Tambotto kepada merahbirunews.com mengatakan, selama 2 bulan terakhir di tahun 2015 ada 9 pelanggaran di daerah perbatasan perairan ambalat atau sekitar karang unarang yang dilakukan warga negara asing. Dijelaskan, pelanggaran yang dilakukan tersebut diduga mempunyai maksud dari negara asing, sehingga pihaknya akan memanfaatkan sekitar perairan ambalat sebagai area operasi pengamanan perbatasan.

“Beberapa hari yang lalu Sat Radar 225 melihat ada suatu objek mengitari sekitar daerah perbatasan, namun saat kami dekati menggunakan pesawat tempur Sukhoi objek tersebut sudah pergi karena diduga objek itu adalah pesawat tanpa awak atau drone,” Kata Letkol David Y Tambotto

Menurut David, objek yang diduga pesawat tanpa awak tersebut sudah tidak muncul lagi hingga saat ini. Ditegaskan, Pihaknya tidak menginginkan daerah kedaulatan NKRI di ambil lagi oleh negara asing seperti kejadian Simpadan dan Ligitan sehingga pihaknya akan terus memantau daerah perbatasan Indonesia. (ctr/hfa)