Bantuan bayi Hapiza terus berdatangan, Ayahnya Kecewa lambatnya proses administrasi BPJS

0
660
Bayi Hapiza saat di pelukan kakeknya (hfa)
Bayi Hapiza saat di pelukan kakeknya (hfa)
Bayi Hapiza saat di pelukan kakeknya (hfa)

MBNews, Tarakan – Agus Susanto yang merupakan ayah Hapiza Aulya Susanto, bayi malang yang menderita pengeseran jantung ke kanan masih menanti kabar proses administrasi dari BPJS Kesehatan soal rujukan pengobatan di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta.

“Kita masih berharap dari proses administrasi di BPJS kesehatan yang saya nilai cukup lama, walaupun itu kami masih berharap dari pemerintah dapat membantu,” Kata Agus Susanto kepada merahbirunews.com

Agus Susanto menyayangkan respon pemerintah yang cukup lambat untuk membantu pengobatan anaknya, justru malah banyak dari unsur masyarakat yang membantu. “Dengan sukarela masyarakat datang kerumah untuk membantu dengan uang pribadi, justru disini saya malu, anak saya harusnya dibantu oleh pemerintah, tapi malah yang lebih bergerak masyarakat,” Ujarnya

Agus sudah beberapa kali menghubungi pihak-pihak yang berwenang untuk mendapatkan bantuan, tetapi dikatakan bahwa harus mengikuti prosedur yang ada. “Kita sudah mengajukan agar BPJS selesai memproses pengobatan sejak tanggal 25 februari lalu, namun karena ada administrasi yang dilakukan, proses pengaktifan BPJS anaknya selesai beberapa hari kedepan,” Ungkap Agus, Senin (2/3/2015)

Padahal jika Hapiza lambat ditangani akan berdampak buruk dengan kesehatannya, karena kondisi nafasnya sekarang tidak stabil, lalu terlalu banyak bergerak juga tidak baik karena virus rentan masuk karena jantung tidak maksimal dalam melakukan penyaringan darah.

“Jika tidak ditangani cepat kondisi anak saya semakin memburuk, kami terus menunggu, dan alhamdullillah ada saja masyarakat yang membantu untuk itu saya ucapkan banyak-banyak terima kasih,” Kata Agus (hfa)

Berikut dokumentasi catatan rekam medis dari Hapiza yang ditunjukan ayahnya Agus Susanto.

IMG_7837 IMG_7831 IMG_7829 IMG_7826 IMG_7839