Istri digasak suami karena tidak dikasih HP untuk dijual dan beli shabu

0
356
ilustrasi (okemanado)
ilustrasi (okemanado)
ilustrasi (okemanado)

MBNews, Tarakan – Seorang Ibu rumah Tangga berinsial FS yang merupakan warga Lingkas Ujung RT 8 Kecamatan Tarakan Timur menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya berinisial SR. Tidak tahan dengan perlakukan tersebut FS langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke kantor polisi.

Perwira Humas Polres Tarakan Iptu Hadi Sucipto kepada merahbirunews.com mengatakan, kejadian bermula saat Suaminya yang datang kemudian tiba-tiba meminta handphone milik Fitriani, namun tidak diberikan oleh istrinya. Dijelaskan modus suaminya meminta Handphone istrinya tersebut karena butuh uang untuk membeli shabu-shabu. Dikatakan, karena tidak diberikan Handphone tersebut SR nekat memukul istrinya dengan tangan kosong pada bagian kepala sebelah kiri, dan rahang sebelah kiri.

“Jadi menurut pengakuan istrinya kalau suaminya ini sering menjual barang-barang berharga yang ada di rumah mereka, untuk dipakai beli shabu-shabu,” Ungkap Hadi

Menurut Hadi, akibat kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dialaminya, Fitriani mengalami luka memar pada bagian tubuh yang dipukul lalu terdapat luka pada kaki kirinya karena didorong suaminya hingga terjatuh di bawah kolong rumah. Ditegaskan, saat ini SR sedang dalam pencarian kepolisian Polres Tarakan karena melarikan diri. (ctr/hfa)