Jenazah Airasia Dievakuasi ke KRI Bung Tomo

0
558
Salah satu Pesawat AirAsia (kompas.com)
Salah satu Pesawat AirAsia (kompas.com)

MBNews – Pemimpin Pencarian Laksamana Pertama Sigit Setiyanta mengakui jika telah enam jenazah yang berhasil diamanakan oleh oleh tim evakuasi.

“Enam penumpang dievakuasi di KRI Bung Tomo dan sejumlah tas milik korban. Da akan dibawa ke Pangkalan Bun sebagai lokasi terdekat,” kata Sigit, Selasa (30/12/2014).

Ia juga menambahkan jika selain KRI Bung Tomo, tim juga menerjunkan KRI Banda Aceh yang akan dijadikan posko utama proses evakuasi karena kelengkapan heli dan fasilitas dimiliki oleh KRI ini.

Sigit mengatakan jika proses evakuasi akan dilakukan selama 24 jam ke depan. Namun, Ia berharap selama proses evakuasi kondisi cuaca juga bersahabat.

Kondisi cuaca di lokasi tidak cukup bagus. Ketinggian ombal bisa mencapai dua meter dan angin yang berhembus kencang.

Sigit pun menghimbau para keluarga penumpang dan awak QZ8501 untuk bersabar selama proses evakuasi yang dilakukan oleh tim pencarian.

“Percayakan kepada anggota TNI, Polri dan Basarnas untuk menuntaskan proses pencarian dan evakuasi,” kata Sigit.

Sebelumnya, Kepala Basarnas, FHBSoelistyo telah memastikan bahwa serpihan pesawat yang terlihat mengapung di perairan sekitar Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah adalah 95 persen berasal dari pesawat AirAsia.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Pesawat Kalibrasi milik Kementerian Perhubungan (Kemhub) menemukan tiga kumpulan serpihan berwarna merah dan putih di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah hari ini (30/12).

Posisi serpihan tersebut kurang lebih 100 mil dari Pangkalan Bun pada radial 225 derajat atau tenggara.

Kumpulan serpihan yang pertama berada di koordinat 03.52,50 LS dan 110.30,53 BT. Serpihan kedua pada 03.52,73 LS dan 110.30,18 BT, sementara serpihan ketiga di 03.52,62 LS dan 110.29,39 BT.(beritasatu/run)