Karena Ayam, Parang Bicara

0
695
Arfa Harus Terkapar, Karena Menerima Bacokan Parang Milik Si Kumis (ctr)
Arfa Harus Terkapar, Karena Menerima Bacokan Parang Milik Si Kumis (ctr)
Arfa Harus Terkapar, Karena Menerima Bacokan Parang Milik Si Kumis (ctr)

MBNews, Tarakan – Tidak terima atas tuduhan mecuri ayam oleh mantan bosnya, sebutlah si kumis, tega menimpas Arfa mantan bosnya diareal pertambakan mangkuduli kecil siang tadi, Minggu (22/03/2015).

Arfa korban penimpasan beruntung masih sempat tertolong dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan. Ketika dikonfirmasi terkait kejadian yang dialaminya, kepada merahbirunews.com Arfa menceritakan, si kumis merupakan mantan anak buahnya yang ditugaskan menjaga tambak. Kejadian bermula pada saat ayam jago miliknya hilang, setelah kencari disekitar areal tambak, ayam tersebut ditemukan berada ditambak orang lain, yang bersebelahan dengan tambak milik Arfa.

“Pada saat saya melihat ayam tersebut berada ditambak lain yang saat ini dijaga si kumis, saya langsung tanyakan ayam tersebut didapat dari mana.” Ucap Arfa.

Dari pertanyaan yang saya lontarkan, pak kumis menjawab bahwa ayam yang dimaksud diberikan oleh seseorang. Lanjut Arfa, dikarenaka dirinya yakin ayam yang ada bersama si kumis adalah ayam miliknya, dirinya mengingatkan si kumis sesama tetangga tambak jangan mencuri.

“Saat itu juga saya langsung mengatakan, kita ini tetangga di tambak, janganlah kau ambil ayam itu, sama kaya bekeluarga juga kita ini,”Ungkapnya

Lebih lanjut ia menuturkan, karena perkataan itu si kumis langsung naik pitam dan mengajak beradu fisik, karena merasa emosi, Arfah meladeni tantangan si kumis. Melihat terjadinya perkelahian, Alif  salah satu pemilik tambak yang berada dekat dengan tempat kejadian perkara berusaha melerai, naasnya Alif pun harus kena timpas.

“tanpa sepengetahuan, si kumis langsung mengeluarkan parang kemudian menimpas tangan kiri Alif, yang berupaya melerai kami.” Jelas Arfa.

Setelah tangannya terluka, Alif langsung melarikan diri menghindari sikumis, kemudian mendekati Arfa, si kumis mengejar sambil mengacungkan parang, kemudian arfa menangkisnya dengan tangannya, namun akibat timpasan tersebut Arfa mengalami luka robek di kedua tangan, ditambah dada sebelah kiri, sehingga Arfa dan Alif melarikan diri keluar dari tambak, kemudian melaporkan si kumis kepada polisi dan saat ini sudah diamankan Polres Tarakan. (ctr/run).