RUU Pilkada Membuat Cemas Calon Kepala Daerah Kaltara

0
856
Udin Hianggio (google)
Udin Hianggio (google)

MBNews, Tarakan – Calon kepala daerah yang hendak maju pada pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara, saat ini masih menunggu nasib keputusan Rancangan Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) yang masih digodok oleh Pemerintah dan DPR RI.

Seperti halnya mantan Walikota Tarakan Udin Hianggio yang selama ini senter terdengar kabar siap maju pada Pilgub Kaltara terus memantau perkembangan RUU Pilkada, betapa tidak ending dari penetapan RUU tersebut sangat berpengaruh terhadap wacana kesiapannya maju sebangai kandidat calon wakil gubernur pada Pilgub Kaltara.

Kepada MBNews, Jumat (19/09/2014) Udin Hianggio mengatakan, untuk meneruskan langkahnya maju dalam kancah Pilgub masih menunggu hasil akhir penetapan RUU Pilkada, jika hasil DPR RI memutuskan Pilkada dipilih secara langsung oleh rakyat, maka dengan langkah tegap dirinya memastikan maju pada Pilgub Kaltara.

“Masih harap harap cemas menunggu hasil keputusan akhir DPR RI terhadap RUU Pilkada.” Ungkap Udin Hianggio

Secara pribadi Udin berharap masyarakat Kaltara bisa memilih secara langsung Gubernur pilihannya, sebab jika pemilihan dilakukan oleh DPRD akan banyak permasalahan nantinya.

“Pilgub secara langsung lebih baik karena rakyat sendiri yang menentukan figur kepala daerahnya.” Harapnya.

Disisi lain seperti yang dikutip kompas.com, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tengah menyiapkan jalan keluar dari polemik RUU Pilkada. Namun Presiden SBY belum mau mengungkap apa jalan keluar yang akan diambil. Dia hanya menyebutkan bahwa pelaksanaan pilkada selama 10 tahun ini dibangun atas dasar semangat reformasi , juga akses pelanggaran yang diakibatkan baik itu seperti penyimpangangan yang terjadi, sehingga perlu bersepakat melahirkan tatanan yang paling tepat untuk pelaksanaan Pilkada. (RUN/HFA)