Siap siap Sebentar Lagi Ada Label “Hanya Untuk Masyarakat Miskin” di Tabung Gas 3 Kg

0
515
Ilutrasi (merdeka.com)
Ilutrasi (merdeka.com)
Ilutrasi (merdeka.com)

MBNews, Tarakan – Untuk mengantisipasi masih adanya warga ekonomi kelas atas atau diperjual belikannya tabung liquefied petroleum gas (LPG) 3 Kilogram (Kg), PT.Pertamina Persero kali ini memberi label khusus untuk gas melon “Hanya Untuk Masyarakat Miskin”. Tabung dengan label tersebut saat ini sudah beredar di Pertamina Region III Jawa bagian barat, sedangkan untuk Kalimantan Utara (Kaltara) khususnya Tarakan sampai saat ini masih belum didistribusikan untuk Tarakan,  tabung gas LGP 3 Kg yang ada di Agen merupakan tabung lama dan belum ada label “Hanya Untuk Masyarakat Miskin”.

Ketika dikonfirmasi terkait label “Hanya Untuk Masyarakat Miskin”, Sales Representative (SR) Depo Pertamina Tarakan Benny SM Hutagaol Mengatakan, label tersebut memang perlu dipasang disetiap tabung gas melon, hal ini untuk menyadarkan masyarakat yang tidak masuk golongan “miskin” agar tidak menggunakan tabung subsidi 3 Kg.

“Mungkin tabung tersebut saat ini masih dijawa dulu, dan menyusul nantinya diluar jawa.” Ungkap Benny SM Hutagol, kepada merahbirunews.com, Minggu (15/03/2015).

Lanjut Benny, bukan rahasia fakta dilapangan terkadang masih ada masyarakat golongan mampu menggunakan tabung gas melon, padahal tabung gas LPG 3 KG harusnya dijual untuk masyarakat yang berpenghasilan dalam sehari dibawah dari Rp.30 ribu. Sedangkan untuk sektor usaha yang dibenarkan menggunakan tabung gas melon adalah pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) seperti penjual gorengan, pedagang nasi goreng, bukan rumah makan.

“Bagi masyarakat yang mampu tetap diwahibkan menggunakan tabung gas LPG 12 Kg, sedangkan untuk pedagang yang dibenarkan menggunakan tabung gas LPG 3 Kg Pedagang gorengan, nasi goreng, bukan rumah makan yang besar.” Tegas Pria berkacamata ini.

Sementara itu, Iwan Setiawan Owner PT. Tarakan Mitra Andalan selaku Agen tabung gas LPG 3 Kg, mengungkapkan, bahwa stock tabung gas 3 Kg yang ada digudang saat ini masih stcok lama dalam artian belum ada label “Hanya Untuk Masyarakat Miskin”, dan dipastikan tabung gas yang telah diberi label tersebut nantinya akan datang pada pengiriman berikutnya.

“Untuk tabung gas LPG 3 Kg yang berlebel “Hanya Untuk Masyarakat Miskin” belum ada masuk.” Beber Iwan.

Ketika ditanya apakah dengan adanya lebel tersebut, penyaluran tabung gas LPG 3 Kg akan lebih tepat sasaran ?, Selaku Agen yang menyalurkan tabung gas melon, Iwan masih meragukan bahwa nantinya bisa tepat sasaran, bukan tanpa sebab Sarjana Teknik Mesin jebolan Universitas Yogyakarta ini mengatakan hal tersebut, sebab dimata dirinya perlu pengawasan yang ekstra ketat agar tabung gas LPG 3 Kg bisa tepat sasaran.

“Ini tinggal kesadaran masyarakat saja, Nah masyarakat ini susah klo ada barang murah mendadak miskin.” Tuntas Iwan Setiawan. (run)