Wajah Pulau Sadau Siap Dirubah Menjadi Kawasan Wisata Budaya Tradisional

0
684
Maha Karya Pemkot Tarakan Menjadikan Pulau Sadau Sebagai Kawasan WIsata Budaya Tradisional (run)
Maha Karya Pemkot Tarakan Menjadikan Pulau Sadau Sebagai Kawasan WIsata Budaya Tradisional (run)
Maha Karya Pemkot Tarakan Menjadikan Pulau Sadau Sebagai Kawasan Wisata Budaya Tradisional (run)

MBNews, Tarakan – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan nampaknya tidak main main dalam mengembangkan wahana wisata yang ada di Tarakan, hal tersebut terlihat pada saat kunjungan Walikota Tarakan Ir.Sofian Raga,M.Si bersama jajaranya ke Pulau Sadau, Jumat (28/02/2015). Dalam kunjungan tersebut, orang nomor satu di Pemerintahan Tarakan ini bertemu langsung warga setempat menyampaikan Program Maha Karya yang akan menjadikan Pulau tersebut sebagai daerah wisata budaya tradisional.

Sofian Raga mengatakan, dalam rencana umum tata ruang kota Tarakan, Pulau Sadau masuk dalam daerah pengembangan wisata. Dengan masuknya pulau sadau sebagai daerah pengembangan wisata, tentu wisata yang nantinya dikembangkan dipulau sadau harus berbeda atau memiliki ciri khas tersendiri.

“Pulau sadau masuk dalam pengembangan wisata, dan konsep yang akan pemkot kembangkan adalah wisata budaya tradisional.” Ungkap Sofian raga kepada merahbirunews.com

Lanjut Sofian, dengan mengembangkan wisata budaya tradisional, kelestarian alam dan lingkungannya akan tetap terjaga. Selain itu konsep ini mencoba menonjolkan kehidupan masyarakat setempat untuk menjadi daya tarik tersendiri yang tidak ada ditempat lain.

“Budaya masyarakat disini dengan tempat tempat tinggalnya, dulunya dipulau sadau rumah terbuat dari kayu dengan atap dari daun dan itu kita coba buatkan, sebab dengan konsep bangunan rumah warga seperti masa lalu tidak kita temukan diperkotaan, termasuk kehidupan keseharian, ada nelayan, serta pengembangan budaya kesenenian, hingga jadi kawasan wisata budaya tradisional, yang pada intinya tidak membangun sesuatu yang baru tetapi lebih back to nature atau kembali kealam.” Bebernya.

Bahkan yang lebih menarik lagi dipulau sadau juga direncanakan untuk dibagun sebuah icon yang nantinya menjadi ciri khas pulau sadau atau kota Tarakan, dengan mencontoh seperti mary lion yang ada di Negara Singapore.

“Kita minta masukan sama warga pulau sadau iconnya seperti apa, tapi kalau bisa iconnya nanti tinggi, didalamnya orang bisa masuk ada ruang ruangan yang bisa memberikan wahana wisata tersendiri, terus nanti wisatawan bisa naik lift kemenara supaya bisa melihat pulau Tarakan secara total, seperti di Singapore jika naik di mary lion pulau singapura terlihat utuh.” Jelas Sofian

Dikarenakan konsep wahana wisata budaya tradisional dan ramah lingkungan, maka dapat dipastikan adanya aktifitas batu bara di Pulau sadau, nantinya akan dipindah sehingga tidak menjadi pemandangan yang kurang pas pada saat Pulau sadau menjadi daerah wisata.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Tarakan Hamid Amren, SE menerangkan, untuk mewujudkan pulau sadau menjadi kampung budaya tradisional atau wisata bahari, Disbudparpora pada tahun ini tengah menyiapkan master plan dengan bekerjasama Universitas Gajah Mada (UGM).

“Anggaran untuk master plan berkisar Rp.300 Juta, dalam pengerjaan master plan wisata budaya tradisonal pulau sadau dipilih UGM karena universitas tersebut ada fakultas budaya sehingga bisa memberikan masukan yang lebih, selain itu tetap melibatkan warga setempat guna memberikan masukan kepada tim UGM nantinya.” Jelas Hamid Amren. (run