Warga masih dambakan proyek PL untuk pembangunan di tingkat RT

0
304
pembangunan di tingkat RT
pembangunan di tingkat RT

MBNews, Tarakan – Beberapa warga masyarakat khususnya para ketua RT menginginkan kembali adanya pembangunan dalam bentuk proyek penunjukan langsung atau PL berupa pembangunan jalan dan gang, karena saat ini diketahui beberapa proyek PL pembangunan dihilangkan karena defisit anggaran. Menurut Ketua RT 15 Kelurahan Gunung Lingkas Arifudin, tidak adanya proyek PL membuat pembangunan di daerahnya terganggu.

“Pembangunan di tingkat RT melalui proyek penunjukan langsung sangat bermanfaat, apalagi kami yang berada di kawasan pesisir Kota, semenisasi jembatan di pesisir sangat dibutuhnya,” Ujar H.Arifudin disela-sela acara Reses atau Penyampaian Aspirasi Anggota DPRD Tarakan dari Partai Hanura Rusli Jabba, Selasa (28/4/2015) siang di Gedung Tarakan Marennu (GTM)

Hal senada juga disampaikan pengurus Karang Taruna Lingkas Ujung Ridwan Abidin yang inginkan pelaksanaan Reses harus sinergi dengan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan dan Kecamatan. Menurutnya apa-apa saja yang disampaikan melalui Reses juga disampaikan kedalam forum Musrenbang, sehingga aspirasi masyarakat terhadap pembangunan dapat direalisasikan.

“Selama ini reses dan musrenbang sering tidak selaras, disatu sisi disaat Musrenbang masyarakat inginkan pembangunan ini, lalu saat reses masyarakat inginkan yang itu, jadi hendaknya program pembangunannya dapat seirama,” Jelas Ridwan

Kemudian salah satu warga Gunung Lingkas bernama Arsan Husen berharap pembangunan di Tarakan dapat berorientasi dalam hal pengentasan banjir, karena di kawasan Gunung Lingkas RT 4 dan 5 jika terjadi hujan yang cukup deras mengakibatkan terjadinya banjir yang tinggi. “Kawasan kami sering banjir, apalagi hujan lebat, mohon pemerintah dapat memperhatikan permasalahan banjir ini,” Kata Arsan Husen

Lain halnya dengan Endah yang merupakan ketua RT 4 Kelurahan Pantai Amal berpendapat pembangunan di Musrenbang yang dilakukan dapat benar-benar terealisasi, termasuk juga untuk masalah reses yang dilakukan diharapkan juga adanya realisasi. Selama ini pemerintah dan Anggota DPRD lupa dengan masyarakat dan janji-janjinya saat terpilih.

“Anggota DPRD dan Walikota yang terhormat, kalau sudah terpilih jadi apalah-apalah, lihat dong masyarakat yang butuh dengan pembangunan jalan dan gang khususnya di Pantai Amal,” Protes Endah

Menanggapi beberapa masukan yang dilakukan oleh masyarakat tersebut, Anggota DPRD Rusli Jabba mengungkapkan, semua usulan sudah diperjuangkan di tingkat pemerintah termasuk alokasi dana untuk pembangunan melalui penunjukan langsung. Bahkan untuk agenda pembahasan APBD Perubahan tahun 2015 akan diusulkan setiap 1 RT yang ada di Tarakan dapat dialokasikan Rp. 50 Juta untuk pembangunan.

“Kita di DPRD akan memperjuangkan usulan dari masyarakat tersebut, dan ini merupakan janji politik diri saya sebagai anggota DPRD Tarakan,” Ujar Rusli (hfa)