Waspada! Pengidap HIV Di Tarakan meningkat 100%

0
582
hiv-curt
ilustrasi (google)

MBNews, Tarakan – Jumlah orang penderita virus human immunodeficiency virus (HIV) dan bisa terindikasikan mendapat penyakit acquired immune deficiency syndrome (AIDS) dan yang ada di Tarakan nampaknya terus bertambah setiap tahunnya. Tercatat hingga mendekati penghujung tahun 2014 ini PMI kota Tarakan sudah menemukan sedikitnya 12 orang yang positif dinyatakan tertular virus mematikan ini.

Kepala bagian donor darah Palang Merah Indonesia (PMI) kota Tarakan dr Edi Samodro, Rabu (8/10/2014) mengatakan, dari hasil screaning darah pendonor yang dilakukan oleh pihaknya sepanjang penghujung tahun ini ternyata ada terdapat sedikitnya 12 orang yang terdeteksi positif terjangkit HIV. Dia juga mengatakan bahwa di tahun ini cenderung terjadi peningkatan orang yang terindikasi terjangkit virus HIV ini hingga 100 % dibandingkan dengan tahun lalu.

“Sepertinya meningkat 100% orang yang terjangkit virus HIV di tarakan,dibandingkan tahun lalu karena sepanjang tahun lalu ditemukan hanya ada 3 orang saja nah kalau sekarang baru pertengahan tahun sudah ada 6 orang.” Ungkapnya

Lebih lanjut Edi menjelaskan, ditemukannya lagi orang yang terindikasi mengidap penyakit HIV tersebut sudah masuk dalam kategori yang cukup tinggi, karena kota Tarakan merupakan kota transit sehingga penularan penyakit HIV ini sangat rawan terjadi. Dirinya juga mengaku sudah melakukan pemanggilan terhadap ke enam orang pendonor yang terindikasi positif terjangkit HIV tersebut.

“Kita sudah panggil mereka semua untuk diberitahu karena hak mereka juga ada untuk diberitahukan.” Ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah Tarakan Dr.Khairul yang ditemui terpisah mengatakan tidak terkejut mendengar kabar tentang bertambahnya orang yang terjangkit virus HIV yang ada di kota Tarakan. Menurut Khairul kasus penderita HIV ini akan terus meningkat sampai 10 tahun kedepan karena memang pihak dari pemkot Tarakan yang bekerja sama dengan PMI saat ini memang sedang gencar-gencarnya untuk mencari kasus orang yang terjangkit HIV ini.

“HIV ini ibaratnya seperti teori gunung es,semakin kita eksplor kebawah justru semakin banyak yang ditemukan” Kata Khairul. (NY/HFA)