293 Pejabat pemprov Kaltara dilantik, Pj Gubernur : Berikan Yang Terbaik!

0
595
Pj Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Saat melantik pejabat di Pemprov Kaltara (HFA)
Pj Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Saat melantik pejabat di Pemprov Kaltara (HFA)
Pj Gubernur Kaltara Irianto Lambrie Saat melantik pejabat di Pemprov Kaltara (HFA)

MBNews, Tanjungselor – Karena adanya perubahan nomenklatur dan penambahan jabatan, pemerintah provinsi kaltara melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon II / III dan IV kepada 293 Pegawai Negeri Sipil (PNS). Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Kamis (10/7/2014) pagi

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara DR. Irianto Lambrie usai memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan mengatakan, ada 493 jabatan yang ada di pemprov kaltara. Namun karena masih kekurangan pegawai, ada jabatan terutama di Eselon IV belum terisi.

“Masih adanya kekurangan pejabat yang dilantik karena kaltara masih kekurangan pegawai, jikapun ada pegawai tersebut masih golongan II sehingga belum bisa diangkat menjadi pejabat Eselon IV.” Ungkap Irianto

Pejabat yang dilantik sudah disesuaikan dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki, misalnya seseorang yang dasar kompetensinya di bidang koperasi, maka ditempatkan pada dinas koperasi dan UMKM. Begitu pula dasarnya teknik sipil maka ditempatkan pada dinas pekerjaan umum.

Untuk pegawai yang kosong akan dibiarkan dulu hingga adanya penambahan pegawai lagi yang dimutasi ke Kaltara. Memang hal tersebut berpengaruh kepada kinerja, namun jika pejabat yang dilantik melakukan tugasnya dengan baik dan maksimal maka kekurangan pegawai dapat diatasi.

“Kita lihat perbandingan saja yah, ada 1 kabupaten yang PNS-nya hampir 1.700 orang tapi belum bisa memberikan kontribusi yang nyata, pegawai pemprov kaltara hanya 300-an dan baru 1 tahun lebih menjalankan pemerintahan sudah mampu berbuat banyak.” Ujar Irianto

Setelah dilantik dan diambil sumpah dan jabatan, pegawai diharapkan menunjukan kinerja awal yang baik dengan menyusun rencana anggaran dan kerja. Pegawai yang bersangkutan tersebut akan dievaluasi dalam 6 bulan sekali berdasarkan rencana kerja tersebut dan jika tidak menunjukan kinerja yang baik maka pertimbanganya akan dimutasi. (HFA)