KALTARA UNTUK KEMAJUAN PENDIDIKAN PERBATASAN

0
789

KALTARA UNTUK KEMAJUAN PENDIDIKAN PERBATASAN

Khusus Memperingati Hari Pendidikan Nasional

Aries Utomo, S.Pd.

Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris

Universitas Sebelas Maret Surakarta

Selamat hari Pendidikan Nasional bagi para pembaca dan insan pendidikan khususnya didaerah Provinsi Kalimantan Utara…

Dalam artikel sederhana ini, saya mencoba menuangkan pemikiran apa yang saya ketahui tentang pendidikan itu sendiri. Saya ingin mengajak para pembaca dan insan pendidikan untuk merefleksikan kembali apa yang sudah kita perbuat dan lakukan untuk kemajuan pendidikan di negeri Indonesia tercinta hingga saat ini. Selain itu, saya ingin mempelopori dan merefleksikan setiap langkah yang sudah dilakukan oleh Pemerintah untuk memajukan pendidikan, khususnya memajukan pendidikan daerah perbatasan. Dengan harapan, pendidikan daerah perbatasan pun bisa diwujudkan kemajuannya dan tidak dipandang sebelah mata lagi di masa yang akan datang. Selain itu, Kaltara bisa menjadi salah satu barometer dalam pelopor kemajuan pendidikan kelak.

2 Mei diperingati sebagai hari Pendidikan Nasional, seluruh institusi dibidang pendidikan baik pusat maupun daerah di Indonesia melakukan berbagai kegiatan untuk memperingatinya, Mulai dari kegiatan upacara, seminar, lomba, dan segala bentuk macam kegiatan yang berhubungan dengan hari peringatan tersebut. Tanpa terkecuali di daerah Utara perbatasan negeri ini pun turut memperingatinya, salah satunya yaitu Kalimantan Utara.

Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan sebuah provinsi ke-34 dan paling termuda di Indonesia yang membawahi 5 Kabupaten/Kota di bagian utara Kalimantan. Hampir 2 tahun lebih pemerintahan Provinsi ini sudah berjalan. Ada banyak hal yang telah dilakukan dengan visi dan misi untuk kemajuan pembangunan di daerah utara Kalimantan ini. Hal ini bisa dilihat dari perencanaan pembangunan infrastruktur, pengelolaan sumber daya alam, maupun sumber daya manusia yang ada, khususnya peningkatan kualitas pendidikan.
Bila kita berbicara pendidikan, hingga saat ini, kita masih melihat adanya kesenjangan antara pendidikan di daerah perkotaan, pedesaan maupun didaerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Baik itu dari segi sumber daya manusia pendukung maupun fasilitas-fasilitas penunjangnya. Hal ini pun masih dialami dan ditemukan pada sebagian wilayah daerah Kalimantan Utara, terutama daerah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga. Permasalahan tersebut menjadi salah satu PR besar bagi Pemerintahan di wilayah Kalimantan Utara untuk menyelesaikannya.

Lalu, seperti apa upaya pemerintah Kalimantan Utara dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, khususnya didaerah perbatasan?

Menurut saya, Pemerintah Pusat melalui Pemerintahan yang ada didaerah Kalimantan Utara pastinya sudah memikirkan dan mengkoordinasikan hal ini melalui instansi-instansi terkait sebagai pemangku kepentingan dan pembuat kebijakan. Seperti yang kita ketahui, pembangunan dan kemajuan daerah perbatasan masih menjadi sorotan utama di pemerintahan pusat hingga hari ini. Sudah banyak pejabat tinggi di negeri ini yang berkunjung untuk melihat langsung bagaimana wajah perbatasan bagian Utara Indonesia ini. Saya berharap ini bukan hanya sekedar kunjungan belaka, tapi juga bisa membawa angin perubahan yang segar dalam pengambilan kebijakan yang tepat dan berarti bagi perkembangan disana.

Hingga hari ini, saya masih berkeyakinan penuh bahwa Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintahan Kabupaten/Kota yang ada di daerah Kalimantan Utara masih terus berusaha dan berupaya untuk memajukan pendidikan khususnya didaerah perbatasan dengan berbagai kebijakan-kebijakan strategis yang ada, baik itu dari peningkatan kerjasama dengan instansi-instansi terkait, penyediaan dan peningkatan kesejahteraan tenaga pengajar, hingga penyediaan sarana dan prasarana penunjang yang sangat diperlukan.
Pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Jokowi pada saat ini menjadikan kemajuan dan perkembangan daerah perbatasan sebagai salah satu program kerja prioritas dalam lima tahun periode masa kepemimpinannya. Karena hal ini menyangkut harkat dan martabat bangsa Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan negara–negara tetangga. Dengan terbentuknya Provinsi Kaltara sebagai salah satu gerbang terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, pendidikan didaerah perbatasan bisa selalu menjadi salah satu prioritas utama dalam program kerja pemerintah. Jangan sampai perhatian negara tetangga lebih besar dari perhatian dari kita sendiri terhadap pendidikan di daerah perbatasan.

Perlu diingat, majunya kualitas bangsa di suatu negara dilihat juga dari kemajuan pendidikan di negara itu sendiri. Dari hal itu pula, rasa nasionalisme bangsa di negara itu akan abadi dan tak akan tergadaikan sampai kapan pun. Kita perlu sadari bahwa ada banyak rintangan yang akan kita lalui dalam mewujudkan impian ini. Kita bukan hanya sekedar berteori belaka, namun perlu tindakan nyata. Pendidikan bukan hanya sekedar mencetak generasi-generasi terdidik sebagai penerus pemegang tongkat estafet bangsa, tetapi juga mencetak generasi-generasi yang peduli akan kemajuan bangsa dan negaranya dengan menjunjung rasa nasionalisme yang tinggi. Kalau bukan kita, siapa lagi?