Banyak Bangunan Baru, Pertamina Mulai Sterilkan areal WKP

0
444
Beberapa Bangunan Baru Yang berdiri Diaras Areal WKP Mulai Mendapat Teguran Dari Pertamina Tarakan (run)
Beberapa Bangunan Baru Yang berdiri Diaras Areal WKP Mulai Mendapat Teguran Dari Pertamina Tarakan (run)
Beberapa Bangunan Baru Yang berdiri Diaras Areal WKP Mulai Mendapat Teguran Dari Pertamina Tarakan (run)

MBNews, Tarakan – Banyaknya bangunan baru yang berdiri diatas Wilayah Kerja Pertambangan (WKP), membuat PT. Pertamina EP Asset 5 Field Tarakan kembali gencar melakukan penertiban bangunan liar, Selasa (31/03/2015) diareal WKP Kampung 1 SKIP, Tarakan Tengah. Dalam penertiban tersebut Pertamina dikawal langsung Pihak Kelurahan, TNI, Polsek Tarakan Timur, serta Satpol PP Tarakan. Dalam penertiban kali ini setidaknya ada 5 bangunan yang diberikan surat teguran agar tidak meneruskan pembangunan diareal WKP.

Legal dan Relations Assisten Manager PT Pertamina EP Asset 5 Field Tarakan, Achmad Hendro Rahmanto kepada merahbirunews.com mengatakan, kegiatan penertiban bangunan liar diaeal WKP, sebagai tindak lajut dari pertemuan dengan TNI Polri bersama Pemerintah pada 24 Maret 2015. Dari pertemuan tersebut sesuai dengan arahan dari Walikota Tarakan Ir.Sofian Raga,M.Si meminta adanya pencegahan terhadap pendiri bangunan baru, terutama yang ada disekitar sumur minyak.

“Saat ini kembali marak pendirian bangunan di areal WKP, sesuai arahan Walikota perlu ada pencegahan terhadap pendiri bangunan baru.” Ungkap Achmad Hendro Rahmanto.

Lanjutnya, penertiban yang dilakukan demi kepentingan masyarakat, sebab areal WKP sangat rawan terhadap bahaya yang ditimbulkan baik itu seperti terbakarnya sumur dan lainnya.

“Faktor keselamatan masyarakat yang membangun disekitar sumur sangat penting, jangan sampai nantinya terjadi hal yang tidak diinginkan. Selain itu, Pertamina juga sudah melakukan penertiban bangunan diaeral WKP Kampung enam , dan ada 6 bangunan kita berikan surat teguran.” Bebernya.

Ahmad Hendro Rahmanto mengakui, Areal WKP yang banyak diduduki oleh masyarakat ada diwilyah Kampung satu SKIP, dari ada yang dimiliki setidaknya ada 500 unit bangunan berdiri diatas tanah negara, diikuti daerah kampung enam, sesanip dan juata yang jumlahnya mencapai ratusan.

“Kampung satu paling banyak bangunan warga berdiri diatas WKP.”

Dipastikan, bagi warga yang telah mendapatkan surat teguran tersebut tidak mengindahkan untuk mengentikan pembangunan rumah diareal WKP, maka pertamina akan menempuh jalur hukum untuk menertibkan bangunan yang didirikan diatas areal WKP. (run)