Bumi semakin panas, masyarakat diminta jaga kelestarian alam

0
261
Bumi yang panas, Hanya butuh waktu beberapa jam saja, ES yang diletakan di simpang 4 GTM mencair (hfa)
Bumi yang panas, Hanya butuh waktu beberapa jam saja, ES yang diletakan di simpang 4 GTM mencair (hfa)
Bumi yang panas, Hanya butuh waktu beberapa jam saja, ES yang diletakan di simpang 4 GTM mencair (hfa)

MBNews, Tarakan – Pada peringatan Hari Bumi 22 April 2015, umat manusia hendaknya lebih mencintai dan menjaga bumi, karena semakin hari bumi tidak bersahabat akibat ulah manusianya sendiri

Hal tersebut tercermin dari kasus banjir dan tanah longsor yang sering terjadi di berbagai daerah yang ada di Indonesia, apalagi bumi yang dipijak makin hari makin panas.

Menurut Ketua Tim Peduli Lingkungan Tarakan, Fajar Ngewa mengungkapkan, saat ini sudah terjadi perubahan iklim yang tinggi dan suhu panas di bumi tidak terkendali. Selain itu Pasang Surutnya air saat ini makin hari makin meninggi termasuk di Kota Tarakan sehingga terjadinya abrasi.

“Banyaknya manusia yang tidak peduli dengan alam dan bumi yang mereka pijak semakin memperparah kondisi bumi ini, kerusakan alam dimana-mana, perubahan iklim yang tidak menentu menandakan kondisi Bumi saat ini sedang kritis,” Kata Fajar, Rabu (22/4/2015)

Perubahan iklim ini dibuktikan dengan ilustrasi yang dilakukan oleh Tim Peduli Lingkungan di dengan menaruh balok ES di tengah-tengah persimpangan GTM Simpang 4 Tarakan dimana hanya dalam beberapa Jam Balok ES tersebut mencair karena panas bumi yang tinggi.

“Kita bisa melihat kondisi bumi yang panas, khususnya di Tarakan, dulu mencairkan balok es tersebut sangat lama, namun kali ini hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja,” Ujarnya

Karena keprihatinan ini Tim Peduli Lingkungan Kota Tarakan mengajak semua elemen kembali melakukan pelestarian terhadap lingkungan mulai dari lingkup keluarga hingga tingkat RT hingga Kota Tarakan.

“Hal ini perlu mengingat kondisi alam yang ada lebih lestari untuk kebaikan anak cucu kita semua,” Kata Fajar kepada merahbirunews.com (hfa)