“Curi” Perhatian Wisatawan Perlu Banyak Even dan Promosi

0
738
Ilustrasi (infowisatakaltara.blogspot.com)
Ilustrasi (infowisatakaltara.blogspot.com)
Ilustrasi (infowisatakaltara.blogspot.com)

MBNews, Tarakan – Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Tarakan terus berbenah diri untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, rasa optimis Disbudparpora tersebut cukup berasalan, karena Tarakan merupakan sebuah daerah transit serta gateway atau pintu gerbang jalur transportasi udara di Kaltara.

Kepada MBNews, Kepala Disbudparpora Tarakan Hamid Amreen, S.E mengatakan, untuk tahun 2014 tingkat kunjungan wisatawan ke Tarakan baik turis nasional maupun mancanegara cukup banyak, berdasarkan data statistik yang dimiliki Disbudparpora , untuk wisatawan domestik sebanyak 180.000 orang, sedangkan wisatawan mancanegara sekitar 3.000 orang.

“Tingkat kunjungan wisatawan ke Tarakan mencapai ribuan orang baik domestik maupun mancanegara, dan letak geografis Tarakan sebagai kota Transit atau gateway di wilayah kalimantan Utara sangat menguntungkan, tentunya jumlah wisatawan tersebut akan terus meningkat jika kita kembangkan secara baik segala potensi wisata yang dimiliki.” Jelas Hamid Amreen, Jumat (7/11/2014)

Hamid Amreen mengungkapkan untuk meningkatkan kunjungan para wisatawan tersebut, selain Tarakan memiliki potensi wisata sejarah, alam dan kearifan lokal, perlu diadakan berbagai even yang menarik selain pesta irau dan carnival.

“Menaikan kunjungan wisatawan perlu diadakan even yang menarik, namun yang terpenting selain even tersebut, promosi terhadap perhelatan even juga harus ditunjang, baik lewat media cetak dan elektronik, hingga kepada media online (sosial).” Ungkapnya

Bahkan selain itu, Tarakan juga masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional yang menjadikan daerah yang berbatasan dengan Tawau Malaysia ini, sebagai daerah Pusat Kegiatan Nasional (PKN)., sehingga setiap kegiatan dari kementrian dipastikan diadakan di Tarakan.

“Semua peluang untuk kedatangan wisatawan ke Tarakan terbuka lebar, dan ini peluang ini harus dilihat oleh pelaku usaha baik itu perhotelan, kuliner, dan transportasi, sebab dampak dengan meningkatnya kunjungan wisatawan tersebut kepada perputaran perekonomian.” Ucap Mantan Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman ini. (Fir)