Internet Lelet, Telkom Tidak Beri Konpensasi

0
1063
Ilustrasi (majalahict.com)
Ilustrasi (majalahict.com)

MBNews, Tarakan – Dalam beberapa hari terakhir pelanggan speedy di kota Tarakan harus bersabar dalam menggunakan jaringan internet dari produk telkom ini, pasalnya jaringan yang dimiliki oleh speedy sedang mengalami gangguan sehingga koneksi internet yang dihasilkan speedy menjadi sedikit lambat (lemot,red)

Saat dikonfirmasi MBNews.com terkait lemotnya jaringan speedy tersebut, Asisten Manager Modem Channel Kaltim Utara Telkom Indonesia Tarakan Mustadinata Moestafa, SE. MM mengatakan, gangguan yang dirasakan oleh pelanggan speedy disebakan adanya kabel fiber optic telkom didaerah Sangata – mata manis dan Sangata-karangan terputus. Adapun penyebabnya yakni kabel jaringan internet tersebut terpotong oleh warga setempat (Vandalisme) dan upaya telkom sendiri untuk melakukan perbaikan sedikit terhambat karena adanya tanah longsong.

“Gangguan internet yang dirasakan oleh pengguna speedy disebapkan adanya warga didaerah sangata yang tidak sengaja memotong kabel jaringan internet milik telkom, dan pada saat tim dari berau dan sangata sedang melakukan perbaikan, dan sempat perbaikan sedikit tertunda dikarenakan ada tanah longsong.” Jelas Mustadinata, Selasa (13/1/2015).

Lanjut Mustadinata, saat ini tim teknisi telkom sudah melakukan perbaikan dan diyakinkan gangguan jaringan internet yang membuat sedikit lemot tidak akan terjadi kembali.

“Sore ini jika perbaikan sudah dilakukan jaringan internet sudah normal kembali.” Tegasnya.

Ketika ditanya adakah konpensasi bagi pelanggan telkom pada saat jaringan speedy sedang tidak bersahabat? Dengan lugas Mustadinata menegaskan pihak telkom tidak memberikan konpensasi, sebab pada saat jaringan internet mengalami gangguan tidak terputus total, alias hanya jaringan yang biasanya cepat sedikit melambat.

“ Yang terpotong kabel fiber optic, nah akhirnya pelayanan internet menggunakan jaringan kabel non fiber optic, dan ini sedikit lambat bukan putus total, sehingga untuk konpensasi tidak mungkin diberikan, terkecuali selama beberapa hari pelanggan murni tidak bisa menggunakan internet secara total baru bisa dipertimbangkan pemberian konpensasi.” Tuntas Mustadinata. (run)