Keberadaan Aliran Sesat Sulit Dilacak

0
471
Ketua MUI Tarakan Zainuddin Dalila
Ketua MUI Tarakan Zainuddin Dalila
Ketua MUI Tarakan Zainuddin Dalila
Ketua MUI Tarakan Zainuddin Dalilah

MBNews,Tarakan-Perkembangan aliran sesat di Tarakan ternyata masih ada.Namun segala bentuk kegiatan yang dilakukan pergerakan aliran yang menyimpang dari ajaran khanzanah islam ini tidak terbuka secara terang-terangan dengan tujuan agar pihak dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak mengetahui kebereradaan mereka.

Ketua MUI Tarakan K.H.Zainuddin Dalillah pun mengakui hal tersebut.Dia pun mengungkapkan, pihaknya sangat kesulitan dalam melacak aliran sesat yang ada di Tarakan lantaraan aktivitas yang dilakukan aliran itu sangat terselubung.Selain itu, minimnya data atau bukti jika ada masyrakat yang melaporkannya juga turut membuat MUI semakin kesulitan untuk menemukan keberadaan aliran sesat tersebut.

“Kita tidak menutup mata, ada saja aliran sesat, namun untuk mengungkap itu semua, harus disertai data dan saksi jika ada masyarakat mengetahuinya.” Ungkap K.H.Zainuddin Dalilla kepada MBNews, Sabtu (15/11/2014).

Sepanjang tahun 2014 ini lanjut Zainuddin, belum ada perkembangan aliran sesat yang sempat ditangani oleh MUI Tarakan, malah menurutnya satu pekerjaan rumah MUI belum terlaksana, yakni memfatwakan sebuah aliran yang dibawa dan diajarkan oleh Antung Muhtar. Padahal menurutnya, MUI beserta Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) pernah melakukan rapat dengar pendapat langsung dengan Antung Muhtar beserta pengikutnya di seketariat Pemkot Tarakan tahun 2013.

“Sebuah ajaran yang dibawa oleh Antung Muhtar pernah kita sidangkan, namun fatwa sesat atau tidaknya sampai saat ini belum ditetapkan oleh MUI Tarakan.” Tuturnya.

Dia juga mengakui, belum adanya penetapan fatwa tersebut dikarenakan MUI belum bisa membuktikannya secara akurat, namun walaupun fatwa terkait keberadaan aliran Antung Muhtar ini belum keluar, keberadaan kelompok tersebut tetap diawasi oleh MUI.

“Kita tetap mengawasi keberadaan aliran yang dibawa Antung Muhtar, dari beberapa kasus aliran sesat yang fenomenal serta sudah ditetapkan fatwa sesat dan menyesatkan yakni aliran Makam rahasia, serta Nata Agung.” Terang pria yang juga menjabat sebagai ketua MUI Kaltara ini.

Perlu diketahui, berdasarkan data MUI Tarakan terkuaknya aliran yang dibawa Antung Muhtar di Tarakan sejak 2008 silam, berdasarkan laporan warga dalam menyebarkan ajaran sesat menggunakan sebuah kitab yang bukan Al-Qur’an.Antung menyebarkan ajarannya di Kelurahan Sebengkok, lalu berpindah kemamburungan dan terakhir menyebarkannya di daerah Binalatung. Diperkirakan jumlah pengikut Antung cukup banyak. Antung merekrut pengikut mulai dari warga biasa hingga kalangan pegawai negeri sipil (pns), diyakinkan Aliran yang dibawa Antung berasal dari Malaysia. (fir/Mr)