Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh Mengurangi Kadar Lemak

0
846

Manfaat Puasa bagi Kesehatan Tubuh Mengurangi Kadar Lemak. Muslim diwajibkan untuk berpuasa selama Ramadhan setahun sekali selama satu bulan. Puasa memberikan pengaruh yang baik terhadap daya tahan tubuh saat buka puasa dan sahur dengan memperhatikan pola makan yang seimbang, istirahat yang cukup, tidak stres, dan cukup berolahraga.

Makan makanan bergizi seimbang saat berpuasa sangat penting untuk menjaga stamina, terutama selama situasi epidemi.

Menu sarapan harus mencakup makanan yang mudah dicerna.

Sarapan yang dikutip dalam kemenag.go.id harus disajikan terlebih dahulu dengan beberapa kurma (atau manisan) dan air.

Kemudian, setelah sholat Magrib, saya menikmati nasi dan lauk pauk yang sehat dan bergizi serta berdoa memohon berkah dan kedamaian sebagai utusan Tuhan.

“Dari Anas bin Malik RA berkata, “Nabi SAW biasa berbuka dengan ruthab (kurma muda) sebelum shalat, jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan kurma, jika tidak ada kurma, beliau minum dengan satu tegukan air.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah).

Karena sarapan mengistirahatkan perut selama 12 jam, jangan makan makanan yang sulit dicerna seperti nasi.

Di sisi lain, puasa Ramadhan tidak mungkin dilakukan ketika ada hambatan untuk melakukannya. Kondisi seperti sakit, penerbangan atau perjalanan jarak jauh, usia tua, kehamilan, menyusui, menstruasi, dll.

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Anda. Banyak penelitian telah menemukan manfaat kesehatan dari puasa, termasuk:

1. Tubuh beristirahat di usus dan perut dan membantu detoksifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh).

2. Puasa Dapat Menurunkan Kadar Lemak Tubuh

Kelebihan lemak tubuh dapat merusak keseimbangan sistem kekebalan tubuh manusia.

Terlalu banyak lemak merangsang produksi sel, menyebabkan peradangan pada organ tubuh, menyebabkan penyakit pembuluh darah dan masalah kesehatan lainnya.

3. Kelaparan merangsang sel induk tubuh untuk memproduksi sel darah putih baru untuk melawan infeksi.

Para peneliti mengatakan puasa bertindak sebagai “saklar regenerasi” yang memungkinkan sel punca membentuk sel darah putih baru.

Ini adalah pembentukan sel darah putih baru yang membentuk dasar untuk regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh.

4. Puasa membantu memulai kembali sistem kerja tubuh Anda.

Kondisi ini membantu tubuh Anda menciptakan lingkungan yang sehat untuk mengatur hormon Anda.

Orang yang makan setiap tiga sampai empat jam tidak merasakan kemampuan tubuh untuk mengirimkan sinyal lapar karena tidak punya waktu untuk merasa lapar.

Saat asupan makanan dihentikan selama 12 jam, tubuh bisa lebih fokus pada kemampuannya untuk meregenerasi sel.