Modus jadi pilot gadungan, Handphone dan uang Mantan guru digasak

0
1637
Pilot gadungan berinisial KP (kanan) (ctr)
Pilot gadungan berinisial KP (kanan) (ctr)
Pilot gadungan berinisial KP (kanan) (ctr)

MBNews, Tarakan – Berakhir sudah aksi pria yang berinisial KP, seorang pilot gadungan Satuan Reskrim Polres Tarakan berhasil menangkap pelaku pencurian dengan modus menjadi seorang pilot gadungan. Kapolres Tarakan AKBP Sarif Rahmad melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Irfan mengatakan, tersangka yang berinisial KP tersebut ditangkap di RSUD Tarakan saat mengantar keluarganya yang sedang sakit setelah sebelumnya sempat melakukan pencurian di rumah mantan gurunya sendiri beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, kejadian bermula saat KP mendatangi tempat dirinya bersekolah dulu di SMK 3 Tarakan Juata Laut. Dengan mengenakan pakaian seragam pilot, kemudian bereuni dengan guru-gurunya di sekolah tersebut. Merasa bangga dengan anak didiknya itu, wakil kepala sekolah berinisial JA tersebut mengajak KP untuk menginap dirumahnya di Jalan Hangtuah RT 11 nomor 56 kelurahan Selumit.

Namun di rumah mantan gurunya tersebut KP melakukan aksi pencurian, dan berhasil menggasak 1 unit handphone dan uang tunai senilai Rp. 5 juta yang ada di dalam dompet MR istri korban, kemudian setelah mencuri KP langsung melarikan diri ke Samarinda.

“Pelaku ini memang dulunya sempat bersekolah di SMK itu namun tidak sampai lulus, karena berhenti, dan setelah ia melakukan pencurian itu si KP ini langsung melarikan diri ke samarinda karena rumahnya di sana,” Ungkap Irfan

Lebih lanjut dituturkan, pihaknya berhasil menangkap KP karena selama ini menjadi Target Operasi (TO) Reskrimm Polres Tarakan. Ditegaskan, KP sedang menjalani proses hukum yang disangka melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 5 Tahun penjara, sedangkan untuk barang bukti yang diamankan yaitu KTP milik MR yang di ada dengan tersangka.

“KTP itu berada di tangan KP karena saat mencuri ia membawa juga dompet milik Maryani, sedangkan untuk barang bukti uangnya sudah tidak ada, karena menurut pengakuan tersangka uang itu sudah habis dipakainya,” Jelasnya (ctr/hfa)