Penerapan BPJS Dan KIS Dijamin Tidak Tumpang Tindih

0
614
Ilustrasi (beritasatu.com)
Ilustrasi (beritasatu.com)
Ilustrasi (beritasatu.com)

MBNews, Tarakan – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Tarakan memastikan hadirnya kartu Indonesia Sehat (KIS) yang menjadi program andalah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penerapannya tidak tumpang tindih dengan asuransi kesehatan BPJS.Hal itu ditegaskan Jahidah Kepala Unit (Kanit) Kepesertaan BPJS Tarakan.

“BPJS merupakan penyelenggara sesuai dengan Undang-Undang, Kartu KIS tidak ada beda dengan Kartu Jakarta Sehat maupun yang lainnya, dalam penerapannya BPJS tetap sebagai penyelenggara, Jadi tidak ada tumpang tindih nantinya.” Ungkap Jahidah, Rabu (5/11/2014) kemarin (5/11).

Jahidah membeberkan, hadirnya KIS merupakan sebuah kebijakan dari pemerintah terhadap tidak terakomodirnya warga miskin yang belum mendapatkan asuransi kesehatan. Dan dengan adanya KIS tentu kebijakan tersebut tepat sasaran.

“Yang menjadi sasaran KIS masyarakat miskin yang belum mendapatkan asuransi kesehatan, Sehingga dengan KIS diharapkan mengakomodir masyarakat miskin dalam hal pelayanan kesehatan.” Jelasnya.

Kalaupun nantinya kartu KIS diterapkan di Kalimantan khusunya Kalimantan Utara, menurut penggemar Hello Kitty ini penerapan KIS tidak akan maksimal sebab masyarakat miskinnya sudah mengurus jaminan kesehatan di BPJS.

“Untuk Tarakan, Kartu Kesehatan BPJS dianggap sudah mengatasi problem kesehatan warga miskin. Sehingga KIS bukan tidak diperlukan, melainkan lebih memaksimalkan penggunaan kartu BPJS.” Tuntas Jahidah (mad/run)