Perayaan Nyepi membuat masyarakat Hindu di Tarakan jauhi perbuatan maksiat

0
371
Umat hindu Tarakan yang berdoa saat perayaan nyepi di pura giri jagad nata jumat malam (hfa)
Umat hindu Tarakan yang berdoa saat perayaan nyepi di pura giri jagad nata jumat malam (hfa)
Umat hindu Tarakan yang berdoa saat perayaan nyepi di pura giri jagad nata jumat malam (hfa)

MBNews, Tarakan – Puluhan masyarakat Hindu di Kota Tarakan hari ini Sabtu (21/3/2015) khitmat melaksanakan ibadah Tapa brata yaitu menyepi dan mensucikan diri setelah semalam, Jumat (21/3/2015) melakukan ibadah melasti di Pura Giri Jagat Natha Karanganyar Tarakan.

Panitia Perayaan Nyepi Parisada Hindu Dharma Kota Tarakan I Nengah Pariana mengatakan, Tapa brata terdiri dari amati geni yakni tidak menghidupkan api, amati karya atau tidak bekerja, amati lelungan tidak bepergian dan amati lelanguan tidak mendengarkan hiburan.

“Umat hindu hari ini benar-benar tidak melakukan aktivitas apapun dan hanya berdiam diri dirumah untuk merenung hal-hal yang sudah dilakukan dalam 1 tahun terakhir,” Kata Nengah Pariana kepada merahbirunews.com

Semua itu menjadi keharusan bagi umat Hindu agar memiliki kesiapan batin menghadapi setiap tantangan kehidupan di tahun yang baru. Kebiasaan merayakan hari raya dengan berfoya-foya, berjudi, mabuk-mabukan adalah sesuatu kebiasaan yang keliru dan mesti diubah.

“Semua agama tentu tidak mengajarkan keburukkan sehingga pada perayaan nyepi kali ini hendaknya umat Hindu dapat mengatasi hal-hal yang tidak baik kepada sesama.” Ucapnya

Nengah Pariana menambahkan khusus untuk besok atau Minggu (22/3/2015) umat Hindu akan melaksanakan Ngembak Geni yakni melakukan Dharma Shanti dengan keluarga besar dan tetangga, mengucap syukur dan saling maaf memaafkan satu sama lain untuk memulai lembaran tahun baru yang bersih. (hfa)