Pertamina Janjikan Gas PLTG Nunukan Kembali Normal Senin Mendatang

0
538
Wakil Bupati Nunukan Asma Gani saat memimpin rapat bersama Pertamina terkait gas ke PLTG Nunukan (NY)
Wakil Bupati Nunukan Asma Gani saat memimpin rapat bersama Pertamina terkait gas ke PLTG Nunukan (NY)
Wakil Bupati Nunukan Asma Gani saat memimpin rapat bersama Pertamina terkait gas ke PLTG Nunukan (NY)

MBNews, Nunukan – Membahas krisis listrik yang terjadi di Kabupaten Nunukan belakangan ini hingga membuat Bupati Nunukan Basri naik pitam, PT Pertamina EP Aset 5 Tarakan melakukan pertemuan dengan pihak terkait PLN Nunukan dan Pemerintah kabupaten Nunukan, Jumat (5/9/2014). Dari Hasil pertemuan, Pertamina memastikan Senin 8 September 2014 akan kembali menyuplai gas ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).

Field Manager PT.Pertamina EP aset 5 Field Tarakan Tri Sasongko mengatakan , sejak Juli 2014 terdapat masalah yang terjadi dengan Kompresor A sehingga Pertamina melakukan perbaikan terhadap kompresor tersebut. Sebagai gantinya Pertamina mengaktifkan kompresor B yang menyuplai gas ke PLTG Sebaung. Namun ditengah perjalanannya kompresor B juga mengalami masalah pada tanggal 1 September sehingga kompresor B itu tidak dapat beroperasi.

“Pada tanggal 1 September Malam hari kompresor B ada masalah, karena ada air yang masuk ke mesin sehingga kompresor B itu tidak bisa beroperasi.” Ungkap Tri.

Secepatnya Pertamina memperbaiki kedua kompresor diantaranya kompresor A yang sempat turun mesin rencananya akan selesai tanggal 30 September 2014. Dari PT IKI yang bekerja sama dengan pertamina untuk mengoperasikan kompresor sudah melakukan usaha sehingga Sabtu (6/9/2014) kompresor B sudah bisa beroperas karena barang yang dibutuhkan sudah dibeli langsung di Singapura.

Sementara itu pihak dari PLN Area Berau menyambut baik apa yang disampaikan oleh pihak pertamina tersebut. Manager PT PLN Area Berau Chaidar Syaifullah mengatakan, mesin PLTG yang dimiliki oleh PLN sangat bergantung dari suplai gas yang dialirkan oleh kompresor milik pertamina. Apabila gas dari kompresor sudah bisa normal, mesin juga siap beroperasi untuk mengalirkan Listrik ke masyarakat.

“Untuk pengoperasian normal PLTG bergantung dari suplai gas,kalau katanya Senin sudah bisa masuk gasnya, seluruh engine kami pun juga sudah siap untuk dioperasikan.” Kata Chaidar. (NY/HFA)