Pj Gubernur Kaltara Prihatin, Ribuan WNI Korban Deportasi Kehilangan Hak Pilih

0
333
Pj Gubernur Kaltara Prihatin, Ribuan WNI Korban Deportasi Kehilangan Hak Pilih
Pj Gubernur Kaltara Prihatin, Ribuan WNI Korban Deportasi Kehilangan Hak Pilih (RUN)
Pj Gubernur Kaltara Prihatin, Ribuan WNI Korban Deportasi Kehilangan Hak Pilih
Pj Gubernur Kaltara Prihatin, Ribuan WNI Korban Deportasi Kehilangan Hak Pilih (RUN)

MBNews, Tarakan – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie prihatin atas nasib warga negara Indonesia (WNI) yang dideportasi oleh Malaysia dan sekarang berada di Nunukan, tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Presiden (Pilres) 9 Juli 2014.

“Saya dapat laporan dari Bupati Nunukan dan Malinau, diperkirakan ada ribuan WNI kehilangan hak pilih, karena mereka tidak terdaftat di Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan tidak memiliki KTP.” Kata Irianto Lambrie, disela memantau pelaksanaan Pilres di kota Tarakan, Rabu (9/07/2014)

Melihat hal itu, Irianto sangat menyayangkan tidak ada perlakukan khusus bagi WNI yang dideportasi tersebut agar bisa menggunakan hak pilinya pada Pilpres kali ini.

“Saya akan laporkan ini pada mentri dalam negeri, agar dikemudian hari tidak terulang lagi, walaupun ada sebagian WNI tersebut telah memiliki KTP dan menggunakan hak suaranya, tapi jumlah yang tidak bisa memilih lebih banyak.” ungkapnya.

Irianto Lambrie memastikan, selain melaporkan pada mentri dalam negeri, persoalan tersebut juga akan menjadi cacatatan khusus yang nantinya dibahas dalam rapat badan koordinasi pembangunan perbatasan. (RUN)