Sistem MMM Akhirnya Restart

0
703
Sergey Mvrodi (google)
Sergey Mvrodi (google)

MBNews, Tarakan-Kekhawatiran masyarakat akan terjadinya restart pada permainan uang (money game) Mavrodi Mondial Moneybox (MMM) akhirnya terjadi. Langkah Me-restart sitem itu dilakukan sendiri oleh Pemilik MMM Sergey Mavrodi sejak tanggal 29 Agustus 2014 lalu.Alhasil,semua anggota atau member termasuk para leader harus memulai lagi kegiatan ini dari nol yang dalam MMM diseburt provide help (menyediakan bantuan) atau PH.

Padahal, sebelum mesin di-restart, ada ratusan ribu bahkan jutaan anggota arisan yang sudah menyetor.Mereka ini mestinya tinggal menikmati hasil. Sistem menjanjikan mereka mendapatkan setoran balik secara otomatis ke rekening mereka.Setoran balik ini disebut uang get help (GH). Besarnya 130 persen, yang berarti untung 30 persen dari uang setoran.Nah, para member yang semestinya tinggal menikmati untung inilah yang terkena dampak. Mereka gagal mendapatkan setoran (GH) berlipat yang dijanjikan sistem.

Melalui Video yang diunggah melalui akun mmmindonesia.com di Youtube, 29 Agustus 2014,Segey Mavrodi mengumumkan bahwa sistem MMM telah direstart.Dalam video itu,Sergey Mavrodi berbicara dengan menggunakan bahasa Rusia yang dalam pernyataannya ia menungkapkan berbagai hal tentang kondisi MMM di dunia,termasuk Rusia dan Indonesia dan dengan terpaksa me-restar karena usahanya memperbaiki kerusakan sistem MMM Indonesia tidak berhasil.

Member yang mengajukan permintaan kiriman uang, tidak bisa diproses. Akibatnya, jutaan akun member gagal mendapatkan uangnya. “Kami harus menyatakan restart,” kata Sergey dalam video itu.

Pada akun setiap member yang berhasil mengajukan kiriman, saat ini hanya tertulis nominal uang yang menjadi haknya. Nominal itu sudah termasuk bonus 30 persen. Nah nominal itulah yang tidak kunjung menjadi uang riil dan bisa dinikmati.

Masih menurut cerita Sergey. Ada kepanikan yang malah membuat sistem MMM menjadi rusak.Dia berusaha meyakinkan dengan memberikan contoh, di Rusia sebelumnya juga terjadi kepanikan karena kebijakan pemerintah setempat yang menentang sistem MMM. Di negara asalnya, MMM juga mengalami restart. (kompas.com/NY)