Tagihan Listrik Tembus Rp 600 Juta, RSUD Tarakan Efisiensi Biaya

0
639
Gedung RSUD Tarakan (run)
Gedung RSUD Tarakan (run)

MBNews, Tarakan – Listrik sebesar 1,5 Mega Watt (MW) akhirnya berhasil disuplai PLN Tarakan untuk mengaliri listrik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tarakan. Direktur RSUD Tarakan dr. Wiranegara Tan, Rabu (15/10/2014) mengatakan, saat ini dirinya merasa sangat bersyukur karena dengan masuknya listrik tersebut pihaknya sudah bisa mengoperasionalkan segala peralatan medis yang ada di RSUD.

Meski demikian, ada hal yang masih menjadi masalah terkait dengan masuknya aliran listrik dari PLN tersebut. Saat ini RSUD Kota Tarakan harus dipusingkan dengan pembayaran yang harus disetorkannya ke PLN Tarakan. Apalagi saat ini tariff listrik sudah mengalami kenaikan sebesar 59 persen.

“Kami masih memikirkan bayaran bulanannya, kemarin kita bayar hampir Rp. 600 juta, itu baru abodemennya nggak tau nanti bulan depan.” kata Wira.

Maka dari itu,untuk menghemat pengeluaran yang dikeluarkan untuk membayar tagihan rekening listrik ini, pihak RSUD sementara melakukan upaya untuk hanya mengoperasikan 2 lift agar pemakain listrik bisa diminimalisir.

“Kalau kita mau operasikan semua lift, anggaran kami terbatas. Anggaran untuk listrik ini saja sudah melampaui dari yang kami targetkan.” Ungkapnya.

Walaupun harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membayar tagihan rekening listrik tersebut, namun Dr.Wira belum punya rencana untuk menaikan tariff rumah sakit. Hal ini dikarenakan saat ini pasien yang ada masuk di RSUD jumlahnya juga meningkat. Dari itu masih bisa menutupi biaya operasional yang harus dikeluarkan pihaknya setiap bulan.

“Kita tidak memikirkan untuk menaikan harga, tapi kita mengejar target pasien agar lebih banyak lagi, sukur sudah ada kenaikan sampai seratus bahkan dua ratus persen pasien.” ungkapnya. (NY/HFA)