Ternak Sapi Marak Dijual, Waspada Antrax!

0
396
Ilustrasi (jakarta.bisnis.com)
Ilustrasi (jakarta.bisnis.com)

MBNews, Tarakan – Maraknya penjualan sapi kurban yang ada di Tarakan jelang perayaan Idul Adha membuat Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan Kota Tarakan ingatkan masyarakat waspadai penyakit antrax.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinaktan Tarakan drh. Wikan, Sabtu (26/9/2014) mengatakan, penyakit antrax yang disebabkan oleh bakteri antrax tersebut sangat mematikan.

“Biasanya orang yang terkena antrax kemungkinan besar dapat menyebabkan meninggal dunia, jangankan memakan dagingnya, terkena kulit manusia bakterinya dapat menyebar.” Kata drh. Wikan

Hendaknya masyarakat dapat paham ciri-ciri hewan sapi yang terkena penyakit antrax salah satunya keluarnya kelenjar darah di bagian tubuh yakni melalui mulut dan hidung. Diakui kasus penyakit antrax pernah ditemukan di Indonesia dan penanganan penyakit ini tidak mudah, karena perlu penanganan khusus agar bakteri antrax tidak menyebar.

“Kalau sudah ada endemis antrax muncul, itu sangat sulit untuk dipulihkan, kasus tersebut pernah terjadi di daerah di pulau jawa.” Ungkapnya

Drh Wikan menambahkan, tidak hanya pembeli sapi kurban yang waspada, penjual sapi yang ada juga diminta mengetahui ciri-ciri ternak yang terkena antrax. Untuk itu Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan Gencar melakukan peyuluhan dan pembinaan terhadap penjual sapi ternak di Tarakan. (HFA)