Trend Memakai Batu Cincin Di Tarakan Meningkat

0
2822
Abdul Kadir dan Batu Cincin Yang Dijualnya (run)
Abdul Kadir dan Batu Cincin Yang Dijualnya (run)

MBNews, Tarakan – Trend memakai batu cincin tak hanya ada di Indonesia tapi juga para petinggi negara di berbagai belahan dunia. Sebut saja Pangeran Charles dari Kerajaan Inggris yang memakai batu cincin panca warna dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang jatuh cinta pada batu bacan. Istimewanya, kedua orang tersebut menggunakan batu cincin yang berasal dari Indonesia.

Bagaimana dengan atmosfir trend batu cincin di Tarakan, ternyata kaum adam di bumi paguntaka (nama lain Tarakan,red) banyak yang menggunakan batu cincin sebagai pemanis jari. Ketika ditemui MBNews.com Abdul Kadir salah satu penjual cincin batu yang juga imam masjid Baitul Izah Kampung empat Kecamatan Tarakan Timur  mengatakan, trend kaum adam menggunakan cincin dengan bermatakan batu alam di Tarakan semakin meningkat, dan untuk jenis batu yang biasa digunakan sebagai hiasan cincin tersebut bervariatif.

“Saya perhatikan, pengguna batu cincin di Tarakan semakin banyak dan batu yang digunakan sesuai dengan keinginan masing-masing pemakainya.” Jelas Abdul Kadir, Minggu (18/1/2015)
Abdul Kadir membeberkan untuk cincin batu yang saat ini sedang ngetrend yakni batu bacan, bio solar, sungaidareh, bungur tanjung bintang, kecubung, sedangkan jenis Zamrud, topas, berlian masih dicari orang dan ini merupakan batu sepanjang zaman.

“Batu bacan, boi solar, sungai dareh, bungur tanjung bintang, ini sedang dicari ditambah jenis batu cincin lainnya.” Ungkapnya.

Abdul Kadir yang juga dipercaya membuat batu cincin beberapa Kepala Dinas ini menjelaskan, banyak orang tertipu karena ada jenis batu yang sama dan hampir mirip dengan batu bacan yakni batu hijau garut. sehingga untuk membeli batu bacan harus penuh ketelitian agar tidak salah membeli.

“Untuk cincin batu bacan orang harus teliti karena ada batu yang mirip dengan bacan, sedangkan terkait permasalahan harga mayoritas melihat dari kualitas jenis batu jika kualitas rendah harga batu dikisaran Rp.500 ribu hingga puluhan juta rupiah.” Ujar Abdul Kadir.

Ketika ditanya terkait memo atau sertifikat batu yang dikeluarkan oleh Laboratorium, menurut Abdul Kadir memo yang berasal dari Laboratorium yang meneliti keaslian sebuah batu tidak bisa dibohongi, dengan memo tersebut batu dinyatakan keaslian dan kualitasnya sebab didalam memo tersebut ada kode dari Laboratorium yang mengeluarkannya.

“Memo hanya menegaskan batu tersebut asli, namun sekarang ada juga oknum nakal yang memalsukan memo, batu sintentis bisa menjadi batu asli dan berkualitas.” Tuntasnya

Untuk diketahui Cara Membedakan Batu Permata Asli Atau Sintetic :

1. Plastik atau Kaca itu bening, sedangkan batu alami kebanyakannya mengandung serat-serat di dalamnya. Sebagian orang awam mengira bahwa batu asli itu pecah, tapi sebenarnya hanya serat-serat alami batu. Jarang sekali ditemukan batu alam yang bersih tanpa serat.

2. Coba tempelkan permata itu ke pipi anda. Apakah terasa dingin? Kalau terasa dingin ini bisa merupakan satu ciri bahwa batu anda itu asli.

3. Berat. Coba bandingkanlah batu asli dan tiruan, pasti permata asli lebih berat dari permata palsu. tetapi ada juga yang palsu lebih berat sekarang ini.

4. Bila permata anda itu adalah berlian, maka untuk membuat anda benar-benar yakin akan keasliannya, maka anda bisa menggunakan alat testing berlian. Sebagian besar penjual menyediakan alat ini.

5. Cara mudah Untuk Mutiara, cara yg paling mudah adalah menggigit mutiara tersebut sekuat-kuatnya. Jika tdk ada perubahan seperti terkelupas atau pecah maka dapat dipastikan mutiara tersebut asli.

6. Jika Batu Mulia/akik punya anda sendiri anda bisa menyundutnya dengan Rokok (membakarnya dengan korek api sebentar saja) ada bisa lihat perubahan pada batu anda jika batu tersebut palsu.
Bila anda masih ragu-ragu juga, sebaiknya bertanyalah kepada ahlinya demi keselamatan anda.

Apa Itu Batu Permata Natural, Sintetic, Imitasi

1.Batu Natural adalah batu yang berasal dari alam, dan terbagi lagi jadi 2 jenis: Natural Untreatment dan Natural Treatment.

A. Natural Untreatment adalah batu yang berasal langsung dari alam, jadi batu ini langsung diolah/dibentuk/diasah dari bongkahan batu alam.

B. Natural Treatment adalah batu natural yang dipercantik (mungkin bisa dikatakan seperti operasi plastik bagi wanita). Beberapa Jenis Treatment antara lain:
Heat Treatment(Pemanasan), Irradiation(Radiasi), Diffusion(Pewarnaan), Berylilium Heat Treatment(Pemanasan menggunakan kimiawi beryllium), Coating(Pelapisan Permukaan), Glass Filling(Pengisian krack/serat dalam batu dengan kaca/resin), Dyed(Pencelupan minyak).

Batu Sintetic adalah duplikat dari batu natural karena memiliki komposisi yang persis sama, kekerasannya juga sama persis, Perbedaannya dengan Batu Natural adalah pembuatnya. Batu Natural dibuat oleh alam dengan waktu yang sangat lama sedangkan Batu Sintetic dibuat oleh manusia di laboratorium. Biasanya di pasaran sangat jarang penjual yang mengatakannya sintetic, tapi biasanya menamakannya batu Masakan atau Batu Proses. Jadi jangan tertipu kalo menganggap batu Proses sama dengan Natural Treatment.

Beberapa Jenis Batu Natural dan Sinteticnya:
Blue Sapphire(Natural) x King Sapphire(Sintetic)
Ruby(Natural) x Merah Siam(Sintetic)
Star Ruby/Sapphire(Natural) x American Star(Sintetic)
Emerald/Zamrud(Natural) x Zamrud Chatam/Chatum(sintetic). (run)