Wah, Muncul Lagi Teori Konspirasi Kiamat 22 – 28 September 2015 !

0
469
Foto Sunrise Matahari
Foto Sunrise Matahari
Foto Sunrise Matahari
Foto Sunrise Matahari

merahbirunews.com, Wah, Muncul Lagi Teori Konspirasi Kiamat 22 – 28 September 2015 ! Pemberitaan terkait kiamat memang selalu menjadi buah bibir di kalangan masyarakat, terlebih ditambah dengan adanya beragam teori konspirasi yang memberi warna sendiri dalam penyebaran informasi yang ada. Setelah di tahun 2012 lalu sempat juga dihebohkan dengan teori kiamat akan terjadi 21 Desember 2012 oleh ramalan suku maya, kini entah oleh pihak mana muncul lagi teori konspirasi kiamat akan terjadi tanggal 22 – 28 September 2015.

Teori konspirasi sendiri merupakan teori yang ada di seputaran gerak dunia global dan merambah hampir ke semua ranah kehidupan manusia, dari urusan politik sampai makanan. Orang yang tidak percaya selalu menganggap semua hanya olok-olok, mengada-ada, menyia-nyiakan waktu, kurang kerjaan, dan sebagainya. Bagi para penganutnya, teori itu tidak serta-merta muncul mendunia tanpa ada yang menciptakan polanya. (wikipedia)

Sebuah teori konspirasi memprediksi satu peristiwa peristiwa dahsyat yang berkaitan dengan iklim akan terjadi dalam waktu tiga bulan mendatang.

Peristiwa kiamat itu diperkirakan terjadi sekitar 22-28 September 2015, salah satu bentuknya adalah asteroid yang menghantam Bumi.

Juru bicara Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) menyangkal adanya asteroid yang menghajar Bumi.

Juru bicara yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan, deteksi keberadaan asteroid menjadi prioritas utama NASA. “Kemungkinan tabrakan kecil, NASA tak mendeteksi adanya asteroid atau komet di jalur yang akan bertabrakan dengan Bumi,” katanya seperti dilansir Mirror.

Bukan sekali ini ada ramalan mengenai kiamat. Empat tahun lalu masyarakat dihebohkan dengan ramalan terjadinya kiamat pada Jumat, 21 Desember 2012, sesuai ramalan suku Maya. Kalender Maya kuno menetapkan siklus 400 tahun, yang disebut b’ak’tun. Siklus itu akan berakhir pada 21 Desember 2012, yang dibayangkan orang sebagai akhir dunia.

Kiamat bisa terjadi karena ulah manusia, misalnya gara-gara perang nuklir atau perusakan lingkungan yang membuat iklim berubah drastis. Tapi, kiamat juga dapat terjadi karena faktor Bumi sendiri dan campur tangan alam semesta. Ada sejumlah teori mengenai terjadinya kiamat berdasarkan ramalan Maya kuno untuk jenis kiamat kedua ini. Ini beberapa di antaranya:

1Badai Matahari

Matahari berputar melalui periode tenang dan puncak kegiatannya kira-kira tiap 11 tahun. Periode aktif ini ditandai dengan peningkatan badai matahari dan lidah api atau flare. Dioprediksi terjadi badai matahari pada 21 Desember 2012 dan akan menghancurkan Bumi.

Tapi, menurut ilmuwan NASA, partikel maksimum matahari sangatlah kecil. Dengan kata lain, para ilmuwan tidak memiliki bahwa alasan badai matahari mampu mengganggu masyarakat di Bumi. Tapi, kiamat pasti akan terjadi bila matahari padam.

2Kutub Magnet Bumi Bergeser

Kutub Utara dan Selatan akan serempak berubah tempat. Medan magnet bumi sebenarnya berubah tempat kadang-kadang, meski tidak dalam waktu sehari. Menurut NASA, pergantian kutub ini terjadi selama ratusan ribu tahun. Pergantian kutub magnet dapat menyebabkan sedikit peningkatan radiasi kosmik.

3Planet X Menabrak Bumi

Planet X yang disebut-sebut sebagai Nibiru konon akan menabrak Bumi. Variasi dari teori ini adalah asteroid atau benda langit lain dalam skala raksasa.

4Planet-planet Sejajar

Kiamat juga diramalkan akan terjadi bila planet-planet berada dalam keadaan sejajar. Entah bagaimana fenomena ini akan mempengaruhi planet kita. Menurut NASA, kesejajaran planet pernah terjadi pada 1962, 1982, dan 2000. Dan ternyata tak terjadi apa-apa pada Bumi kita.

5Bumi Padam

Rumor ini mengklaim bahwa Bumi akan padam akibat dari matahari dan bumi sejajar dan planet kita akan masuk dalam sabuk foton. Menurut NASA, hal ini sama sekali tidak akan terjadi.(tempo)