30 Tahun Jadi Penggali Kubur, Anca Naik Haji

0
841
Anca tukang gali kubur yang naik haji tahun ini (NY)
Anca tukang gali kubur yang naik haji tahun ini (NY)
Anca tukang gali kubur yang naik haji tahun ini (NY)

MBNews, Tarakan – Menjadi penggali kubur mungkin merupakan pekerjaan yang dianggap tabu bagi kebanyakan orang. Namun Hal demikian tidak berlaku bagi Anca (47), warga kelurahan Sebengkok Tiram kecamatan Tarakan Tengah. Kondisi ekonomi yang semakin menghimpit kehidupan keluarganya, membuat Anca harus rela untuk tidak melanjutkan studinya setelah lulus SD dan memilih membantu menghidupi keluarganya dengan menjadi penggali kubur.

Kepada MBNews Selasa (9/9/2014), Pria dengan Nama lengkap Aji Ariansyah ini mengatakan dirinya sudah menggeluti profesi tersebut selama 30 tahun. Pada awalnya dia hanya ikut-ikutan membantu menggali kubur di TPA kelurahan Sebengkok ketika ada warga yang meninggal dunia.

“Saat saya kelas 5 SD, saya cuman ikut-ikutan saja membantu orang di kuburan untuk menggali kubur, tapi saat itu saya membayangkan seakan-akan saya yang meninggal dan sejak itu saya niatkan saya akan menjadi penggali kubur.” Ungkap pria kelahiran Tarakan 47 tahun silam ini.

Namun dibalik jerih payahnya menjadi tukang gali kubur,ada satu impian terbesar yang ingin diraihnya. Impian yang juga merupakan salah satu isi dari rukun Islam yaitu menunaikan ibadah haji.

“impian saya hanya satu,ingin bisa berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji.” tutur Anca.

Untuk bisa mencapai impiannya, Anca juga harus bekerja dengan menjadi buruh di pelabuhan tengkayu 1 agar bisa mendapatkan penghasilan tambahan yang bisa ditabung untuk bekal materinya nanti untuk berangkat ke tanah suci. Ibarat mendapatkan sebuah mukjizat,di tahun 2006 akhirnya impian Anca untuk berangkat haji dijawab oleh Allah. Pada saat itu pemerintah kota Tarakan memberikan bantuan dana Sebesar Rp.35 juta kepada Anca untuk berangkat haji. Namun karena paket berangkat haji memerlukan biaya sebesar Rp. 41 juta, akhirnya Anca kembali harus bersabar untuk tidak berangkat pada tahun 2006 tersebut.

Berkat perjuangannya yang tanpa henti, akhirnya tahun 2014 Anca telah berhasil mengumpulkan dana untuk berangkat haji bersama rombongan yang akan berangkat pada tanggal 16 September 2014 mendatang. Perasaan senang dan bahagia tentunya saat ini sedang dirasakan dan juga meminta doa dari dari para keluarga atau kerabat terdekat agar bisa mendoakan dirinya supaya bisa menjadi haji yang mabrur.(NY/HFA)