Angin Kencang, Aktivitas Di Lautan dan Pinggir Pantai Harap Dikurangi

0
341
ilustrasi (bmkg.go.id)
ilustrasi (bmkg.go.id)

MBNews, Tarakan – Pasca kejadian angin kencang dan hujan yang terjadi yang mengakibatkan kapal tongkang menabrak sebagian bangunan di wilayah perikanan rabu malam, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Tarakan meminta masyarakat waspada jika melakukan aktifitas terutama di lautan dan pinggiran pantai.

Petugas BMKG Kota Tarakan William Sinaga, Kamis (2/10/2014) mengatakan, diperkirakan kondisi cuaca kemarin malam yang hujan serta angin kencang masih bisa datang di wilayah Tarakan dan sekitarnya. Dijelaskan, intensitas hujan semalam ringan, tetapi angin kencang dari arah barat daya yang intensitasnya tinggi dengan kecepatan yang berubah-ubah dari 12 hingga 34 knot.

“Jadi dengan kecepatan angin yang di atas 25 knot itu sudah termasuk dalam kategori extreme, karena bisa merusak benda-benda yang berada di luar ruangan.” Jelas William.

Lebih lanjut Dituturkan, angin kencang disebabkan pembentukan awan konfektif dari arah barat daya dan ketika memasuki wilayah Perairan Tarakan terjadi perubahan tekanan, sehingga menimbulkan angin kencang.

“Selain angin kencang yang terjadi, saat ini gelombang naik yang di perkirakan dari 0,5 hingga 2,5 meter, jadi kami meminta agar selalu waspada jika menggunakan transportasi laut.” Ujarnya. (CTR/HFA)