Antrian Panjang, Pertamina Salahkan Pengetap

0
683
Ilustrasi polppTarakan.blogspot.com
Ilustrasi polppTarakan.blogspot.com
Ilustrasi polppTarakan.blogspot.com
Ilustrasi polppTarakan.blogspot.com

MBNews, Tarakan – Beberapa pekan terakhir antrian panjang kendaraan bermotor kembali terlihat di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Mulawarman dan Gunung Lingkas kota Tarakan.Antrian panjang ini diduga akibat sulitnya pengendara mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premiun bersubsidi maupun solar yang dibatasi oleh pihak Pertamina.

Pihak pertamina yang dikonfirmasi MBNews Senin (15/09/2014) membantah antrian panjang tersebut terjadi karena adanya pengurangan kuota BBM dari Pertamina ke SPBU.Justru pihak pertamina mengungkapkan kuota yang disalurkan tetap normal antara 30-35 Ton perhari dan khusus untuk BBM yang bersubsidi juga tetap seperti biasanya 11 ton perhari.

“Kami tidak tahu apa penyebab antrian yang terjadi, kuota BBM tidak dibatasi tetap normal.” Kata Sales Representatif (SR) Pertamina Depo Tarakan Benny S.M Hutagaol.

Menurut Benny, antrian panjang yang terjadi di SPBU disebebkan karena banyak faktor.Salah satu penyebab yang dimaksud Benny adalah adanya pembelian yang dilakukan secara berulang kali oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan niat menjual kembali BBM yang dibeli di SPBU.

“Minta maaf ya, faktor antrian banyak penyebabnya seperti pembelian berulang kali dengan tujuan menjual kembali BBM tersebut, jika itu yang terjadi maka antrian akan terus terjadi.” Jelasnya

Dengan adanya kepastian dari Pertamina Tarakan bahwa tidak ada pengurangan kuota BBM, Benny meminta Masyarakata untuk tidak khawatir, sehingga tidak perlu berfikir membeli sebanyak-banyaknya premium bersubsidi atau solar untuk  ditimbun. (RUN/NY)