Kelamaan Ngantri,Pendapatan Supir Angkot Turun

0
502
Antrian panjang yang terjadi di SPBU Mulawarman belakangan ini (HFA)
Antrian panjang yang terjadi di SPBU Mulawarman belakangan ini (HFA)

MBNews,Tarakan-Meski Pertamina telah menerapkan sistem pembatasan pembelian BBM bersubsidi kepada masyarakat,namun antrian panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) masih terjadi.

Dari pantauan MBNews Senin (15/09/2014), di SPBU Mulawarman Tarakan terjadi antrian kendaraan bermotor yang cukup panjang.Khusunya roda empat, antrian terlihat sampai ke jalan menuju perumnas. Kondisi ini dikeluhkan salah seorang warga yang hendak melakukan pengisian bahan bakar minyak di SPBU.

Sebut saja Andis calon pembeli yang juga merupakan pengemudi angkot mengaku, penghasilannya menurun karena harus mengantri lama untuk bisa mendapatkan BBM.
“saya merasa kesulitan untuk mengoperasikan angkot karena harus menunggu di SPBU,Akibatnya jadwal operasi terganggu, apalagi saya ada carteran anak-anak sekolah,”kata Andis kepada MBNews.

Akibat dari keseringan mengantri lama ini penghasilan Andis yang diperolehnya perhari menurun.Jika sebelumnya dia bisa mendapatkan Rp.60.000 perhari kini setelah mengantri ia hanya bisa mendapatkan Rp.25.000 saja.Andis berharap pihak yang terkait bisa secepatnya mengatasi persoalan ini agar tidak mengganggu aktivitas masyrarakat.

“Saya hanya bisa berharap, agar pihak-pihak yang berkompeten segera mengatasi masalah antrian ini agar tidak mengganggu aktivitas,”harap supir angkot itu. (CTR/NY)