Anugrah Dapat Meramal, Digunakan Untuk Membantu Sesama

0
566
Akiang Dengan Kemampuan Meramal Nasib, Banyak Menolong Sesama (run)
Akiang Dengan Kemampuan Meramal Nasib, Banyak Menolong Sesama (run)
Akiang Dengan Kemampuan Meramal Nasib, Banyak Menolong Sesama (run)

MBNews, Tarakan – Meramal nasib, merupakan sebuah kelebihan yang tidak dimiliki oleh semua orang. Sepertihalnya Suwarno atau yang biasa disapa Akiang, Pria paruh baya ini selain mengabdikan dirinya sebagai tokoh spiritual umat kong hu cu di kelenteng toa pek kong Jl. Teuku Umar (Markoni) kota Tarakan. Aa juga banyak membantu sesama manusia dengan melihat nasib seseorang dengan kemampuan meramal yang dimilikinya.

Saat disambangi MBNews, Akiang yang biasa duduk disebuah meja dekat pintu masuk kelenteng tertua dikota Tarakan ini mengatakan, pada umur 20 Tahun baru mengetahui dirinya memiliki kemampuan meramal, pada saat itu ada beberapa orang yang coba ingin mengetahui nasibnya, dan setelah diramal semuanya tepat.

“Umur 20 baru mengetahui kemampuan yang dimiliki, banyak yang tanya nasibnya, saya ramal dan hasilnya tepat, ini anugrah dari Tuhan.” Ungkap Akiang, Sabtu (6/12/2014)

Akiang melanjutkan pembicaraan, sebelum menginjakkan kakinya di Tarakan, tahun 1960 mengabdikan dirinya di Kelenteng Tao Pek Kong surabaya, lalu pada tahun 1970 pindah ke kelenteng Samarinda, 1979 ke Berau dan 1983 pindah mengabdikan diri di Kelenteng Tao Pek Kong Tarakan yang sudah berdiri sejak Tahun 1906. Pada saat bertugas dari kelenteng ke kelenteng, bukan hanya warga Tionghoa saja yang banyak meminta bantuan untuk diramalkan nasibnya, tapi warga non tionghoa pun banyak yang meminta bantuannya untuk mengetahui masa depan.

“Siapapun yang meminta tolong untuk diramal, saya pasti membantu meramalkan nasibnya, baik buruknya hasil ramalan ada yang terima ada juga yang tidak, dan saya tidak meminta persenan dari orang yang minta diramal.” Ucapnya dengan tersenyum kecil .

Akiang warga lingkas ujung RT. 14 No.13 Kecamatan Tarakan Timur ini, dalam meramal menggunakan metode melihat garis tangan serta ciamse yakni meramal dengan mengocok bilah bambu, berharap dengan kelebihan yang dimilikinya ini bisa membawa manfaat bagi siapapun. (fir)