APBD 2015 “Sekarat” Tetap Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

0
403
Syamsuddin Arfah Anggota DPRD Tarakan
Syamsuddin Arfah Anggota DPRD Tarakan
Syamsuddin Arfah Anggota DPRD Tarakan

MBNews, Tarakan – Mencuatnya prediksi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tarakan Tahun 2015 hanya Rp.750 Milyard, mendapat perhatian anggota DPRD Tarakan Syamsuddin Arfah, dirinya melihat angka APBD 2015 yang dipublikasikan sifatnya masih sementara alias belum final.

Syamsuddin Arfah mengatakan, tidak bisa dijustifikasi APBD 2015 dibawah 1 Triliun, sebab kebijakan umum anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) belum diajukan pemerintah kota kepada DPRD Tarakan.

“Inikan masih prediksi, nota kesepahaman KUA PPAS saja belum diajukan pemerintah kota.” Jelas Syamsuddin Arfah,S.Pd.I.,M.Si yang juga merupakan Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini, Rabu (26/11/2014)

Menurutnya, prediksi tersebut sangat drastis turunnya, padahal kalau diprediksi secara wajar APBD Kota Tarakan Tahun 2015 masih bisa diatas 1 Triliun. Kalaupun terjadi dibawah 1 Triliun maka hal tersebut masuk kategori warning (berbahaya,red), sehingga harus mengencangkan ikat pinggang.

“Saya yakin masih bisa diatas 1 Triliun, karenanya nanti tetap dibicarakan antara pemerintah dan DPRD terkait potensi keuangan baik dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasi dan lainnya.” Ungkapnya

Lebih lanjut dituturkan, kalaupun nantinya APBD turun maka pendidikan dan kesehatan tetap harus diprioritaskan walau dengan keterbatasan APBD, ditambah dengan visi dan misi Walikota lainnya, sedangkan untuk hal yang dianggap tidak prioritas bisa ditunda atau dikurangi.

“Tentunya pendidikan dan kesehatan serta visi dan misi Walikota yang menjadi skala prioitas didahulukan, sedangkan yang tidak prioritas seperti perjalanan dinas dan lainnya bisa dikurangi.” Tuntas Syamsuddin. (run)