APBD Tarakan 2015 “Sekarat” Diprediksi Rp.750 M

0
808
Ilustrasi (pekanbaru.co)
Ilustrasi (pekanbaru.co)
Ilustrasi (pekanbaru.co)

MBNews, Tarakan – Tahun 2015 mendatang, seluruh instansi yang ada dibawah Pemerintahan Kota (Pemkot) Tarakan terpaksa harus belajar hemat dalam menggunakan anggaran, pasalnya Anggaran  Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tarakan Tahun 2015 diperkirakan hanya sebesar Rp.750 Milyard.

Ketika dikonfirmasi terkait turunnya APBD Kota Tarakan tidak sampai 1 Triliun tersebut, Walikota Tarakan Ir.Sofian Raga,M.Si membenarkannya, Sofian mengatakan, walaupun APBD Kota diperkirakan dibawah 1 Triliun namun sifatnya masih sementara, mengingat pemerintah kota masih menunggu komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk tetap memberikan bantuan dana dari APBD Provinsi, disamping melihat sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA).

“Sementara masih dibawah 1 Triliun, tapi kita masih menunggu janji Pemrov Kaltim untuk bantuan, dan SiLPA, Ya mudahan nanti APBD kita bisa diatas 1 Triliun” Jelas Sofian Raga, Senin (24/11/2014)

Terlepas dari besar dan kecilnya APBD Kota Tarakan, selaku Walikota Tarakan Ia pernah meminta kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk rajin-rajin membuat proposal khususnya program yang berkaitan dengan pemerintah pusat, dengan proposal tersebut diharapkan mampu menjaring dana dari pemerintah pusat.

“Makanya saya pernah minta instansi untuk rajin membuat proposal, agar bisa kita minta bantuan dipusat , kenapa ?, karena daerah ini perlu perhatian khusus,” Ungkapnya.

Dilain sisi, Seketaris Daerah (Sekda) Kota Tarakan dr.Khairul,M.Kes menjelaskan, kondisi keuangan daerah kota Tarakan sedang sakit sebab anggaran yang dimiliki oleh Pemkot Tarakan saat ini sekitar Rp.700 Milyard

“Masih kemungkinan APBD 2015 kecil, kita masih menunggu SiLPA yang baru bisa diketahun pada 15 Desember mendatang,” Terang Khairul.

Khairul membeberkan, jika diestimasi kemungkinan besar SiLPA APBD 2014 kemungkinan hanya Rp.100 Milyard, tentunya harapan terakhir ada pada dana bantuan Provinsi Kaltim, maupun Dana bagi hasil Sumber Daya Alam (DBH SDA).

“Kemungkinan  masih bisa tembus Rp.1,2 Triliun, adapun DBH SDA Tahun 2014 sekitar Rp. 643.491.820, dan tahun 2015 turun menjadi Rp.90.077.000,” Tuntas Khairul. (run)