Arief : Saya Yang Pertama Bawa Investor PLTS Ke Tarakan

0
435
Khaeruddin Arief Hidayat (doc)
Khaeruddin Arief Hidayat (doc)
Khaeruddin Arief Hidayat (doc)
Khaeruddin Arief Hidayat (doc)

MBNews,Tarakan – Progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) yang dikabarkan terhambat oleh panjangnya birokrasi di dalam tubuh pemerintahan dibantah oleh wakil Walikota Tarakan H.Khaeruddin Arief Hidayat.

Arief mengatakan, tidak ada masalah untuk membangun PLTS  selama pembangunan tersebut sesuai dengan prosedur, bahkan Arief juga mengaku dialah orang yang pertama kali mendatangkan investor PLTS  ke Tarakan, sewaktu dirinya melakukan kampanye pemilihan kepala daerah. Sehingga isu pemerintah melarang investor masuk ke Tarakan menurutnya tidak benar sama sekali.

“yang pertama kali mendatangkan investor PLTS itu adalah saya, kemudian memperkenalkan kepada Perusda. Saya yang mengurusnya ketika masih masa kampanye sehingga tidak ada keingan untuk melarang mereka (investor) untu masuk ke Tarakan.” Ungkap Khaeruddin Arief Hidayat, Kamis (11/9/104).

Melihat jumlah sampah dikota Tarakan yang mencapai ribuan ton, menurut Arief sudah mencukupi untuk dibangun PLTS. Terlebih dengan jumlah penduduk yang semakin padat  setiap tahunnya diyakinkan tidak ada kekhawatiran akan kekurangan sumber energi untuk PLTS.

Lebih lanjut Arif menjelaskan, saat ini yang terpenting untuk pembangunan PLTS  adalah pihak Investor harus rajin berkoordinasi dengan PT PLN Tarakan untuk membicarakan mengenai berapa daya atau tarif yang akan dijual dari energi yang dihasilkan oleh PLTS, jangan sampai harga yang ditawarkan investor justru tidak sesuai atau terlalu tinggi sehingga PLN kesulitan untuk membelinya.

“Jika sesuai dengan harga maka akan lanjut dengan proyek pembangunan. Kita serahkan kepada perusda dan PLN untuk tindaklanjut pembangunannya. Kajian itu sudah dilakukan karena PLTS ini juga dibangun dibeberapa wilayah di Indonesia dan Korea.” Tegas Mantan Anggota DPRD Tarakan ini. (NY/ RUN)