Awal Ramadan, Disperindakop dan UMKM Tarakan pantau harga kebutuhan bahan pokok

0
828
Kepala Disperindagkop dan UMKM Tarakan Subono saat sidang ke pasar Tenguyun Tarakan
Kepala Disperindagkop dan UMKM Tarakan Subono saat sidang ke pasar Tenguyun Tarakan
Kepala Disperindagkop dan UMKM Tarakan Subono saat sidang ke pasar di Kota Tarakan

MBNews, Tarakan – Untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok diawal bulan Ramadan hingga jelang lebaran, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindakop dan UMKM) Tarakan melakukan pemantauan harga dibeberapa pasar yang ada di Tarakan, Selasa (1/07/2014). Walaupun begitu tradisi kenaikan harga barang selama ramadan hingga jelang lebaran tidak dapat terbendung.

“Kenaikan harga merupakan sebuah siklus yang selalu terjadi pada saat ramadan, dan ini sudah menjadi tradisi, dan dari pantauan kenaikan harga yang masih dalam toleransi.” Kata Kepala Disperindakop Tarakan Ir.Subono Samsudi,MT.

Walaupun kenaikan tidak dapat dihindari, namun untuk mengantisipasi kenaikan harga yang mencekik warga, beberapa upaya dialkukan salah satunya mengontrol ketersediaan stok didistributor.

“Jika stok kebutuhan bahan pokok tercukupi, kenaikan harga mampu ditekan semaksimal mungkin.” Ungkap Subono

Dari pantauan Disperindakop dan UMKM Tarakan, harga kebutuhan pokok pada hari ketiga Ramadan masih belum mengalami kenaikan, untuk harga beras per-kilogram saat ini berkisar Rp.11.500, gula pasir Rp.13.000 per-kilogram, Minyak goreng dari harga Rp.12.000 hingga Rp.16.000 per-liter, daging sapi Rp.12.000 per-kilogram, daging ayam kampung Rp.70.000 per-kilogram, daging ayam boiler Rp.40.000 per-kilogram, dan yang mengalami kenaikan hanya bawang merah yang semula Rp.30.000 menjadi Rp.35.000 per-kilogram. (RUN/HFA)